Breaking News

1088 Orang Terjaring Razia Tim Terpadu Disiplin di Karimun, Berhasil Kumpulkan Rp10,9 Juta

0 0

RADIOAZAM.ID – Tim Terpadu Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Karimun, berhasil menjaring 1088 orang yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

“Dari 1088 orang yang terjaring itu, kita berhasil mengumpulkan dana sebagai denda pelanggaran mencapai Rp10,9 juta. Angka tersebut diperoleh sejak tiga bulan operasi yustisi dilakukan mulai Oktober 2020 kemarin,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Karimun, Tejaria.

Secara keseluruhan warga Kabupaten Karimun yang melanggar itu, 802 orang memilih denda atau sanksi sosial, berupa membersihkan sampah yang berserakan di lokasi razia atau operasi yustisi. Sisanya sebanyak 218 orang lebih memilih denda membayar denda sebesar Rp50.000.

Selain itu, tim operasi yustisj juga melakukan peindakan terhadap 68 orang anak dibawah umur, yang terjaring razia dala operasi yustisi.

“Khusus anak diawah umur kita buatkan surat pernyataan, yang ditujukan kepada orang tuanya,” jelas Terjaria.

Total dana terkumpul dari pembayaran sanksi berupa denda keselulruhan Rp10,9 juta itu, langsung disetorkan ke kas daerah.

Operasi yustisi dalam penegakan disiplin protokol kesehatan sudah dimulai sejak Oktober kemarin hingga Desember 2020. Kegiatan dilakukan berupa 12 kali patroli setiap bulannya, dan delapan kali penindakan setiap bulan.

Dari 1088 orang yang terjaring, 440 orang didapati melanggar protokol kesehatan pada bulan Oktober, kemudian 295 orang terjaring pada bulan November dan 353 orang terjaring pada bulan Desember.

“Sebenarnya kami tidak mau memberikan sanksi, namun tindakan sanksi ini adalah sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masayrakat untuk patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *