KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

15.000 Masyarakat Kepri Akan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Ini Sasaran Batasan Usianya

RADIOAZAM.ID – Bagi masyarakat Provinsi Kepri yang telah menuntaskan vaksinasi Covid-19 hingga dosis kedua, akan kembali mendapatkan suntik vaksin dosis ketiga atau dosis booster.

Rencana pemberian dosis booster itu akan diluncurkan mulai hari Kamis (13/1) oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di Kota Batam tepatnya dipusatkan di Vihara Duta Meitraya sekitar pukul 13.30 WIB.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi dosis booster secara perdana akan dihadiri Mendagri RI, Tito Carnavian dalam agenda kunkernya di Provinsi Kepri. Sedangkan di Kabupaten Kota akan dapat dilangsungkan mulai pukul 08.00 WIB, di setiap pusat pelayanan vaksinasi,” terang Ansar saat memimpin rapat secara vicon mengenai persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis booster Kepri, Rabu (12/1) di Graha Kepri Batam.

Dijelaskan Ansar, penyuntikan vaksinasi untuk dosis ketiga akan di prioritaskan untuk para lansia dan masyarakat berusia diatas 18 tahun, serta yang sudah mendapatkan dua kali vaksin secara lengkap, dengan durasi suntikan terakhir berjalan enam bulan.

“Target vaksinasi dosis booster sebanyak 15.000 orang se Kepri,” ungkap Ansar lagi.

Menurutnya, maksud dari vaksinasi dosis booster adalah sebagai tambahan untuk lebih meningkatkan kekebalan antibodi imun tubuh. Setelah sebelumnya menerima penyuntikan vaksinasi dua kali dalam dosis lengkap.

Adapun di masing-masing Kabupaten Kota se Provinsi Kepri didapati target vaksinasi dosis booster antara lain Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 250 orang yang ditargetkan, Kabupaten Natuna 350 orang, Kabupaten Karimun 2.500 orang, Kota Tanjungpinang 2.500 orang, Kota Batam 4.500 ribu orang, Kabupaten Bintan 1.500 orang dan Kabupaten Lingga 300 orang.

Dikatakan Ansar, stok vaksin di Provinsi Kepri dipastikan tetap tersedia dan cukup. Pemprov Kepri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar dapat terus mendatangkan vaksin sehingga persediaan tetap cukup.

Ansar juga menyebutkan, vaksinasi untuk ketiga kalinya bagi masyarakat dipastikan relatif aman. Resiko atau potensi mengenai adanya keluhan pasca dilakukan penyuntikan vaksin dosis booster, seperti Kejadikan Ikutan Pasca Imuninasi (KIPI) dinilasi sangat kecil.

Apa lagi dalam penyuntikan vaksinasi dosis booster atau dosis yang ketiga, akan diberikan setengah dari dosis yang diberikan sebelumnya, yakni 0,25 persen dan tidak lagi full 0,50 persen.

Teknis penyuntikan vaksinasi dosis booster nanti, sebagaimana kebijakan Kemenkes RI adalah, untuk vaksin primer dosis pertama dan kedua jenis sinovac, akan diberikan vaksin booster setengah dosis pfizer atau astrazeneca.

Sedang untuk yang telah menerima vaksin primer dosis pertama dan kedua jenis astrazeneca, akan diberikan vaksin booster setengah dosis yakni jenis moderna.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close