KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

18 Santri di Kecamatan Moro Reaktif Covid, Semua Sekolah Terpaksa di Tutup dan Tak Boleh Belajar Tatap Muka

RADIOAZAM.ID – Sebanyak 18 orang santri di salah satu Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Moro reaktif rapid test Covid, sehingga terpaksa diinstruksikan untuk ditutup.

Penutupan juga berlaku bagi semua sekolah di seluruh jenjang pendidikan yang ada di Kecamatan Moro sejak Senin (8/2). Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Riza Kurnia.

“Semua sekolah di Kecamatan Moro ditutup sampai seminggu kedepan. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran wabah virus Covid-19,” ujar Riza, Senin (8/2).

Nantinya lanjut Riza, akan dilakukan peninjauan kembali jika pemeriksaan lanjutan kondisi kesehatan terhadap 17 santri telah selesai.

“Kalau hasilnya nanti negatif, maka akan kita buka (sekolah) untuk Kecamatan Moro. Tapi jika ada yang positif, akan kita perpanjang penutupan sekolah,” katanya.

Langkah penutupan sekolah di wilayah Kecamatan Moro sudah disetujui oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, dalam koordinasi yang dilakukan Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun.

“Pak Bupati setuju,” pungkasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close