KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

3 Warga Pelambung dan Sawang Penyelundup 2 Kilogram Sabu Tergiur Upah RM 20.000

Terancam Hukuman Mati

RADIOAZAM.ID – Tiga orang warga Kabupaten Karimun yang nekat menyelundupkan dua kilogram narkoba jenis sabu berasal dari Malaysia, ternyata diberi upah RM 20.000, atau sekitar Rp60.000.000 lebih.

Besaran upah yang didapat dalam sekali selundupkan itu, diketahui saat digelarnya ekspose oleh Komandan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Indarto Budiarto yang turut hadir di Makolanal Tanjungbalai Karimun, Selasa (9/6).

Ketiga pelaku ternyata merupakan warga Pelambung Desa Pongkar Kecamatan Tebing dan warga Sawang Kecamatan Kundur Barat, mereka adalah MS (45), H (37) dan NS (35).

“Saat diinterogasi terhadap ketiga pelaku, mereka mengaku diiming-imingi upah yang cukup besar dengan menggunakan mata uang Ringgit Malaysia, yakni senilai RM 20.000, atau setara dengan Rp60.000.000 lebih. Dari upah yang besar itu mereka tidak berpikir dampak dan akibatnya ketika nekat membawa barang haram itu ke kampung halamannya,” ujar Indarto Budiarto.

Saat dicegat tim patroli F1QR Lanal Tanjungbalai Karimun, narkoba jenis sabu sempat dibuang kelaut, namun berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian berkat petunjuk bekas sobekan plastik paket, yang kemudian didapati dua bungkus teh cina warna hijau, di pesisir Pulau Karimun Anak, dengan berat narkoba mencapai dua kilogram.

Dalam mengelabui petugas, ketiga pelaku berpura-pura sebagai nelayan yang menggunakan boat pancung, bermesin 18 PK, diatas boat yang digunakan terdapat jaring ikan, saat digeledah didapati sejumlah uang Malaysia senilai RM 189.000, satu ponsel merek realmi.

Ketiganya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dikenakan pelangaran ketentuan pidana penyelundupan narkotika, pengimpor dari negara luar masuk ke Indonesia, yang tercantum dalam pasal 113 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman pidana hukuman mati atau pidana hukuman 20 tahun penjara, serta denda sebesar Rp10 Milyar.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close