KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

4 Kilogram Sabu Dimsunahkan Polres Karimun

RADIOAZAM.ID – Barang bukti naskorba jenis sabu seberat 4 kilogram lebih, atau 4.242 gram dimusnahkan Polres Karimun, Jumat (4/12).

Sabu 4 kilogram itu merupakan hasil penindakan dari dua orang kurir naskoba bernama MK (40) dan AH (40), yang ditangkap pada 10 November 2020 kemarin.

Dalam pemusnahan itu, Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan terlebih dahulu melakukan uji keaslian sabu, dengan menggunakan alat narkotest, yang disaksikan oleh dua tersangka dan para tamu undangan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkoba tersebut.

“Barang bukti narkoba jenis sabu ini merupakan hasil penindakan tim Satresnarkoba Polres Karimun bersama jajaran di Mapolres, bekerjasama dengan KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun pada 10 November kemarin. Sabu ini sudah diuji di Labfor Polda Riau,” jelas Adenan kepada awak media.

Dikatakan Adenan, barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 4.110 gram, sementara sisanya 132 gram dijaikan barang bukti di pengadilan. Untuk setiap paketnya disisihkan sebanyak 33 gram.

Pemusnahan sabu 4 kilogram lebih itu dilakukan dengan cara direndam pada air panas, disaksikan oleh dua tersangka sebagai kurir MK dan AH.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 4 kilogram lebih berhasil digagalkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun bersama Polres Karimun.

Penangkapan sabu 4 kilogram lebih itu dilakukan pada 10 November lalu di wilayah Kelurahan Pamak Kecamatan Tebing, sehingga dua instansi itu menangkap dua orang kurir bernama MK (40) dan AH (40).

“Kedua pelaku, MK dan AH tergiur upah yang dijanjikan sebesar Rp30 juta. Tapi belum sempat diedarkan dan berhasil digagalkan,” kata Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat ekspose yang digelar Jumat (20/11) di KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun.

Nilai barang haram tersebut mencapai Rp10 Miliar lebih. Rencananya akan diedarkan di wilayah Kabupaten Karimun.

Sementara, Kepala KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun, Agung Marhaendra Putra mengatakan, sabu tersebut berasal dari negara Malaysia, modusnya mereka melakukan serah terima di laut.

Sebelum penangkapan, terlebih dahulu dilaksanakan pembentukan dua tim giat laut dan giat darat dari dua
instansi tersebut.

Namun sekitar pukul 23.00 WIB, pergerakan di wilayah laut sempat terbaca, sehingga ditarik mundur.

Lalu pukul 12 malam atau 24.00 WIB tim darat mendapati ada suara kapal yang mencurigakan, dari arah pantai Pamak Kecamatan Tebing, yang bergerak menuju lokasi tempat mereka ditegah.

Lalu aparat gabungan mengamankan seorang pelaku bernama MK, yang sedang berada diwilayah darat Pantai Pamak.

Tapi tim tidak menemukan kapal dan diduga bergerak ke wilayah lain. Kemudian aprat memeriksa MK dan
mengethaui posisi keberadaan rekannya bernama AH.

Ketika diketahui lokasinya, AH sempat berusaha kabur namun berhasil ditangkap. Saat diamankan alat
komunikasinya langsung disita untuk diperiksa, serta dilakukan pengumpulanbarang bukti dan memeriksa orang
terkait.

Setelahnya dilakukan penyisiran wilayah Pamak, dan didapati satu kantong plastik berisi empat bungkus paket
berisi serbuk putih berupa narkoba jenis sabu, dengan berat 4 kilogram lebih, yang dibungkus dalam teh China.

Kedua pelaku dikenakan pasal 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan pidana penjara paling lama dua puluh tahun, pasal 102 huruf e undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan, sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 17 tahun 2006, dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling banyak Rp5 Miliar.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close