KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

50 Rumah Terdampak Banjir Rob di Kecamatan Meral, Air Pasang Tinggi di Prediksi Masih Terjadi Sampai Kamis

RADIOAZAM.ID – Banjir rob atau air pasang tinggi yang terjadi beberapa hari belakangan, juga berdampak pada masyarakat di wilayah Kecamatan Meral, dengan jumlah rumah terdendam lebih kurang 50 unit.

Camat Meral, Herisa Anugerah ketika dikonfirmasi menyebutkan, dari sedikitnya 50 rumah yang terendam itu memang tidak sampai menghanyutkan peralatan atau barang penting. Namun membuat beberapa peralatan yang basah atau bahkan rusak.

“Kerugian yang ditimbulkan tidak bisa di estimasi. Tetapi banjir yg mencapai mata kaki dan betis orang dewasa tersebut memberikan kerugian tersendiri terhadap warga, seperti kerusakan peralatan elektronik dan barang-barang rumah tangga lainnya. Kalau perkebunan tidak ada dan rata-rata memang pemukiman warga yang terendam,” ujar Herisa saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Kantor Kementerian Agama (Kanmenag) Kabupaten Karimun, Rabu (8/12).

Dia bersama beberapa pihak juga telah melakukan tinjauan langsung ke lokasi terdampak banjir rob pada Senin kemarin (6/12), salah satunya di kawasan Kelurahan Sungai Raya. Dari hasil tinjauan itu, memang didapati air lebih tinggi dibanding pemukiman warga, sehingga diperlukan normalisasi sungai, serta pemasangan batu miring sebagai antisipasi kejadian serupa pada tahun mendatang.

“Banjir rob ini memang terjadinya setahun sekali pada bulan Desember, masyarakat biasa menyebutnya dengan Pasang Keling. Jadi memang wilayah pesisir pasti terkena dampak apa lagi yang kawasannya cukup rendah,” ujar Herisa lagi.

Banjir tersebut kata Herisa, sudah dilaporkannya kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim. Kemudian terkait usulan warga mengenai batu miring sungai, sebetulnya sudah pernah diusulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, namun anggarannya lagi-lagi direfocusing.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,” harapnya.

Dijelaskan Herisa, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Batam, bahwa air pasang tinggi masih akan terjadi di Karimun sampai 9 Desember, sehingga diprediksi sampai Kamis besok (9/12) banjir rob akan kembali terjadi.

Untuk itu dia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap banjir rob.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close