KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

70 Persen Kasus Perceraian di Karimun Didominasi Karena Kondisi Ekonomi Dampak Coovid-19

Total Perceraian Tahun 2020 Capai 427 Kasus

RADIOAZAM.ID – Pengadilan Agama (PA) Tanjungbalai Karimun mencatat sebanyak 427 kasus perceraian ditangani sepanjang tahun 2020 kemarin.

Kasus tersebut didominasi oleh kondisi perekonomian akibat dampak Covid-19. Pihak istri disebut lebih banyak mengajukan gugatan cerai.

Wakil Kepala Pengadilan Agama (PA) Tanjungbalai Karimun, M Andri Irawan mengatakan, faktor ekonomi yang menjadi alasan perceraian menjadi alasan tertinggi mencapai 70 persen.

“Tidak menutup kemungkinan kondisi perekonomian menjadi dasar alasan perceraian, diakibatkan pandemi Covid-19,” ujar Andri.

Dikatakannya, presetase sisanya 30 persen lagi yang menjadi alasan perceraian terdiri dari berbagai macam alasan, termasuk juga prilaku suami yang kerap mabuk-mabukan dan perbuatan yang tidak baik lainnya.

Namun dibandingkan dengan angka perceraian ditahun 2019, justru terjadi penurunan untuk tahun 2020.

“Tahun 2019 angkanya mencapai 511 kasus perceraian, artinya tahun 2020 menurun dan kasus perceraian yang ditangani ada 427,” tambahnya.

Hanya saja, dari 511 kasus yang ditangani tahun 2019 lalu, sebanyak 455 perkara yang dikabulkan putusan cerainya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close