KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

8 Kades Dilantik Hasil Pilkades 2021, Ini Pesan Aunur Rafiq

RADIOAZAM.ID – Bupati Karimun Aunur Rafiq melantik delapan kepala desa (Kades), dari hasil Pilkades pada 21 Oktober 2021 kemarin, yang berlangsung di Gedung Nasional, Senin (13/12).

Dalam kesempatan itu Rafiq berpesan agar para Kades yang baru saja dilantik, hendaknya dapat memberikan dedikasi dan semangat dalam mengisi pembangunan khususnya di desa masing-masing, serta dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat.

“Kita sama-sama berharap agar para kepala desa yang dilantik ini dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebaik-baiknya. Tentunya yang dilantik ini mungkin sudah pernah menjabat kemudian terpilih kembali, saya yakin dan percaya akan mampu melaksanakan tugas dengan baik. Apa yang menjadi kewajibannya hendaknya dipahami dipelajari, karena itulah sebagai modal untuk kita menjalankan tugas dan fungsi sebagai kepala desa,” pesannya.

Delapan kades yang dilantik antara lain adalah, Kades Sugi Kecamatan Moro Mawasi yang merupakan incumbent, Kades Tanjung Pelanduk Kecamatan Moro Yusri yang merupakan wajah baru. Kades Tanjung Kilang Kecamatan Durai Muhammad Azwan sebagai incumbent, Kades Telaga Tujuh Kecamatan Durai Azhari yang merupakan wajah baru, Kasdes Pongkar Kecamatan Tebing Zahir yang merupakan incumbent, Kades Parit Kecamatan Selat Gelam (pemekaran Kecamatan Karimun) Muhammad Rizli yang merupakan wajah baru, Kades Tanjung Hutan Kecamatan Buru Pandi yang merupakan wajah baru, Kades Pangke Barat Kecamatan Meral Barat Kamsima, dia merupakan satu-satunya kades perempuan se Kabupaten Karimun.

Dalam kesempatan itu Rafiq juga berpesan, agar para kepala desa yang memiliki otonomi diharapkan tidak terlepas dari komunikasi dan koreksi serta interaksi dengan jajaran pemerintah yang ada di atasnya, dalam hal ini Kecamatan.

Kata Rafiq, tahapan Pilkades sudah selesai dilalui denghan tertib, aman dan semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan tidak ada satupun halangan yang membuat proses pelaksanaan pilkades tertunda, atau mengalami Pilkades ulang di masing-masing desa.

“Terima kasih kepada penyelenggara dan masyarakat di masing-masing desa, yang telah sangat dewasa dalam proses pemilihan kepala desa. Tentunya setelah duduk jadi kepala desa, tugas-tugas yang berat sudah menanti, terutama dalam menyusun RPJM Desa, yang tentunya akan bekerjasama dengan BPD dan tokoh masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa,” pungkasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close