KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Ada Aksi Tolak Syiah di Karimun

Digelar di Rumah Dinas Bupati

RADIOAZAM.COM – Masyarakat Kabupaten Karimun yang tergabung didalam Masyarakat Islam Karimun, berencana menggelar aksi demonstrasi di halaman rumah dinas Bupati Karimun, di Taman Bunga pada Sabtu pagi (14/9).

Aksi demonstrasi yang akan digelar, adalah dalam rangka penolakan terhadap ajaran syiah di Kabupaten Karimun. Rencana demo tersebut ditandai dengan tersebarnya surat izin dan pemberitahuan yang ditujukan kepada Polres Karimun, serta undangan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat beragama Islam. Untuk dapat turut serta dalam kegiatan tersebut.

Dalam surat yang beredar di sosial media itu, tidak membawa satu nama organsiasi Islam manapun. Mereka murni hanya mengatasnamakan agama Islam, yang kemudian diketuai oleh Muhammad Zuhdie.

Dari isi surat tersebut dijelaskan, bahwa berdasarkan keputusan hukum final dan incraht atau berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung Republik Indonesia, dengan nomor 1787 K/Pid/2012, tentang penolakan terhadap banding pasal 156a KHUP. Yang diajukan terpidana Tajul Muluk, selaku Alumni YAPI Bangil – Jatim. Menyatakan bahwa, ajaran syiah telah menodai dan menistakan agama Islam, dan termasuk dalam delik aduan pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), junto pasal 4 undang-undang pencegahan penodaan agama.

“Aksi direncanakan akan dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB. Agendanya adalah, penolakan ajaran sesat syiah di Kabupaten Karimun,” ucap seorang warga Karimun, Jumat malam (13/9).

Informasi dihimpun, aksi tersebut sebagai bentuk protes dan penolakan kepada penganut ajaran Syiah di Kabupaten Karimun, yang berencana menggelar kegiatan pada markas perkumpulan mereka, yang berlokasi di Wonosari Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral. Tepatnya di belakang perumahan Dang Merdu Indah gang Nainawa.

Sementara, beberapa pihak dari Kantor Kementerian Agama (Kanmenag) Kabupaten Karimun menyatakan tetap menolak kegiatan yang akan digelar oleh penganut paham Syiah di Kabupaten Karimun.

“Beberapa hari kemarin surat dari Syiah masuk ke Kanmenag, mereka mengaku akan menggelar kegiatan, tapi kami tolak. Kalau mereka melaksanakan untuk kalangan mereka sendiri silahkan. Tapi kalau membuat undangan kepada siapapun, kami tentang,” ungkap salah seorang pegawai di Kanmenag Kabupaten Karimun.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close