KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Ada “Pemilu” di SMPIT Darul Mukmin

Pemlihan Ketua OSIS Gunakan Sistim Demokrasi Dari KPU

RADIOAZAM.ID – Pemilihan Ketua Osis di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Mukmin, tidak seperti biasanya. Ada Komisi Pemilihan Umum (KPU) mini yang dihadirkan, pada pemilu raya (Pemira) yang digelar pada sekolah tersebut, Rabu (23/10).

Metode pelaksanaan Pemira pun layaknya tata cara Pemilihan Umum (Pemilu), yang dilaksanakan oleh KPU pada umumnya. Mulai dari logistik Pemilu seperti surat suara, tinta, bilik suara, kotak suara dan banyak lagi.

Dimana tahapannya telah dilalui mulai dari kampanye penyampaian visi misi empat pasangan kandidat calon ketua Osis, dan tiba lah pada hari pencoblosan atau pemungutan suara. Petugas menyediakan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS), pertama di Musholla Akhwat dan satu lagi di ruang Osis.

“Hari ini kita baru selesai proses Pemira dalam memilih Ketua Osis yang baru di SMPIT Darul Mukmin. Metodenya mengadopsi dari KPU,” kata Kepala SMPIT Darul Mukmin, Nurman Anka Saputra, Rabu (23/10).

Para petugas, mulai dari KPU, Bawaslu semuanya yang bertugas merupakan pelajar dari SMPIT Darul Mukmin, dengan mengerjakan tupoksi dari petunjuk teknis sesuai standar operasional prosedur (SOP). Proses pemilihan ketua Osis juga diikuti oleh seluruh masyarakat yang ada dilingkungan SMPIT Darul Mukmin. Mulai dari para siswa, guru, staff TU, tenaga kebersihan hingga petugas keamanan.

Ada empat pasang kandidat bersaing untuk menjadi ketua Osis SMPIT Darul Mukmin. Diantaranya adalah pasangan Sherly dan Fajar yang mendapatkan 62 suara, pasangan Tama dan Adip memperoleh 13 suara, pasangan Adipa dan Zidan mendapat 108 suara, serta terakhir pasangan Damar dan Keyza yang memperoleh 38 suara.

“Dari proses pemira yang mengadopsi tata cata KPU itu, berhasil mengantarkan pasangan Adipa dan Zidan menduduki porisi ketua Osis periode satu tahun kedepan, dengan perolehan 108 suara,” jelas Nurman.

Nurman menjelaskan, tujuan mengadopsi tatacara Pemilu dari KPU dalam Pemira Osis di SMPIT Darul Mukmin, untuk memberikan pembelajaran demokrasi bagi para siswa siswi.

Dia berharap, melalui kegiatan Pemira Osis SMPIT Darul Mukmin yang mengadopsi metode di KPU itu, para siswa dapat belajar berdemokrasi dengan baik dan benar sejak dini. Agar dapat melahirkan bibit-bibit pemimpin untuk masa depan Indonesia.

“Sehingga kita laksanakan pemilihan, yang lazimnya dilakukan oleh negara kita dengan berkolaborasi bersama stakeholder terkait, dalam hal ini ada KPU, Bawaslu dan pihak terkiat lainnya. Yang semuanya itu hanyalah KPU dan Bawaslu mini di SMPIT Darul Mukmin,” ujarnya.

Setelah mendapatkan hasil Pemira itu, rencananya, akan digelar puasa sunnah pada Kamis besok (24/10) oleh keluarga besar SMPIT Darul Mukmin, lalu dilanjutkan dengan pelantikan ketua dan pengurus Osis SMPIT Darul Mukmin yang baru, pada 28 Oktober mendatang, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close