Breaking News

Alasan Satpol PP Karimun Sita Meja dan Kursi Pedagang Untuk Efek Jera

0 0

RADIOAZAM.ID – Kepala Bidang Penagakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Karimun, Raja Abdul Azis mengatakan, tindakan Satpol PP Kabupaten Karimun yang menyita kursi dan meja sejumlah pedagang makanan dan minuman, karena menindak lanjuti Surat Edaran dari Pemerintah Daerah.

“Kita tidak melarang pedagang berjualan, tapi harus sesuai Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh Bupati Karimun, terkait jam malam serta tata cara berjualan bagi pedagang makanan dan minuman. Sebelum ditindak, terlebih dahulu kami sudah memberikan selebaran himbauan kepada para pedagang,” ujar Abdul Azis, Rabu (20/5).

Didalam himbauan yang disampaikan, tertera bahwa pihaknya tidak melarang pedagang berjualan, namun pembeli tidak boleh makan ditempat atau lokasi pedagang berjualan. Dengan kata lain, harus dibungkus untuk dibawa pulang.

“Artinya sebelum adanya tindakan eksekusi yang kami lakukan, sudah ada peringatan berupa selebaran peringatan kepada para pedagang. Jika ditemukan ada yang membandel maka akan kita sita kursi dan mejanya. Artinya, kita sudah melakukan tahapan-tahapan sebelum melakukan penindakan,” ungkapnya.

Kendati aksi protes dilakukan oleh pedagang, Abdul Azis mengaku akan terus melakukan penertiban bagi pedagang yang tetap menyediakan meja dan kursi untuk pembeli.

Menurutnya, penyitaan meja dan kursi pedagang dimaksudkan untuk memberi efek jera dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Karimun. Setelah disita, nantinya akan kembali dipulangkan bagi pedagang.

“Penyitaan ini bukan tindakan untuk mengambil atau menguasai, nanti juga akan kita kembalikan. Tindakan ini hanyalah shock terapi agar ada efek jera. Ini juga demi kepentingan bersama,” jelasnya.

Disinggung tentang adanya beberapa tempat makanan dan minuman siap saji yang tak tersentuh dan luput dari penertiban Satpol PP, sebagaimana yang disampaikan pedagang dalam hal ini ada KFC dan Mcdota yang tetap menyediakan meja dan kursi, bahkan pembeli bebas makan ditempat, Abdul Azis mengaku akan mengecek informasi tersebut. Namun Abdul Azis mengaku personil Satpol PP yang ada saat ini jumlahnya sangat terbatas.

“Akan kita tampung informasi dari pedagang tersebut, lalu akan kita kroscek ke lapangan,” pungkasnya.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *