KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Ansar Ahmad: Kota Tanjungpinang Harus Jadi Ruang Tamu Mencerminkan Wajah Ibu Kota Provinsi Kepri, Terus Benahi Semua Fasiltias Agar Wisatawan Betah

RADIOAZAM.ID – Pemprov Kepri terus berbenah mempercantih wajah Ibu Kota Provinsi Kepri, tepatnya di Kota Tanjungpinang, dengan harapan agar wisatawan betah berseliweran.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, upaya memperindah wajah Kota Tanjungpinang bertujuan untuk menyetarakan Ibu Kota Provinsi Kepri itu, dengan kota-kota yang maju di Indonesia.

Beberapa proyek untuk mempercantik Ibu Kota Provinsi Kepri antara lain adalah, mulai dari merevitalisasi Pulau Penyengat, mempercantik Kawasan Kota Lama Tanjungpinang, membangun jalan layang (flyover) menuju Pulau Dompak, pembuatan Tugu Bahasa, penataan Akau Potong Lembu, pengintegrasian Pelantar I dan Pelantar II, penyelesaian Kawasan Gurindam 12 Tepi Laut, hingga pembenahan jalan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah.

“Selain itu, ada juga penataan fasilitas publik diantaranya gerbang pintu masuk Tanjungpinang dan banyak lagi. Ini bukan hanya sebatas upaya untuk meningkatkan rasa nyaman serta keindahan, tetapi juga sebagai salah satu langkah meningkatkan performa wajah Kota Tanjungpinang,” ujar Ansar, Senin (27/6/2022).

Oleh karena itu, Ansar menekankan kepada semua Kepala OPD agar bekerja seccara stimulan dan menyelesaikan semua proyek, baik yang sedang berjalan maupun yang akan dikerjakan.

“Ini perlu ditekankan agar anggaran besar yang digelontorkan untuk banyak proyek penataan Kota Tanjungpinang tidak sia-sia. Jalannya adalah tidak hanya mematangkan konsep maupun serius dalam pelaksanan, tetapi hingga kepada pemeliharaan terhadap fasilitas publik yang nantinya rampung dibangun. Karena setiap pengerjaan proyek harus dipikirkan juga tentang perawatannya,” katanya.

Ansar mengaku tidak mau tanggung-tanggung dalam menjadikan Kota Tanjungpinang lebih berestetika. Ia mengistilahkan Tanjungpinang sebagai “Ruang Tamu” yang mencerminkan wajah Kepri.

“Tanjungpinang ini adalah kota tua yang harus dijaga dan dirawat. Wajah Provinsi Kepri berada disini (Tanjungpinang). Maka sudah seharusnya dipercantik,” tegas Ansar.

Menurutnya, memang ada beberapa proyek yang menimbulkan ketidaknyamanan atau aktifitas masyarakat terganggu, seperti pembangunan flyover depan Ramayana, pembenahan jalan menuju Bandara. Sehingga Ansar meminta agar masyarakat memakluminya demi penataan Ibu Kota Provinsi Kepri yang lebih maksimal.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close