KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

ARAH Hentikan Sementara Agenda Kampanye Dialogis Selama Seminggu Lebih

Karena Kasus Positif Covid-19 di Karimun Melonjak

RADIOAZAM.ID – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun menjadi perhatian serius bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun nomor urut 1, Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim.

Sehingga pasangan yang memiliki jargon ARAH ini terpaksa menghentikan sementara, agenda kampanye dialogis yang sudah terjadwal dan tersusun dalam mengunjungi setiap tempat.

“Saya turut prihatin atas meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten sampai 100 persen. Bahkan sampai tidak tertampung lagi sehingga 12 orang dibawa ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang-Batam. Oleh karena itu kami pun harus menghentikan kampanye untuk sementara waktu sekitar seminggu kedepan,” kata Rafiq, Selasa (20/10).

Rasa prihatin Rafiq tak hanya sampai disitu, saat masa cutinya sebagai kepala daerah sedang berlangsung, namun angka kematian karena Covid-19 di Kabupaten Karimun pun turut meningkat, dan sampai saat ini sudah empat nyawa melayang karena virus tersebut.

Agenda sebelumnya, Rafiq menggelar kampanye dialogis selama dua hari yang digelar di Kecamatan Kundur Utara pada Sabtu (17/10) dan Minggu (18/10). Lalu kampanye berikutnya akan digelar di Kecamatan Belat, namun terpaksa dihentikannya mengingat kondisi yang tidak memungkinkan.

Selama kampanye dialogis, Rafiq mengaku tidak pernah lupa untuk mengingatkan masyarakat agar taat protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan mencuti tangan. Begitupun dalam pengumpulan massa, Rafiq menaati aturan yang ditetapkan bahwa tidak boleh lebih dari 50 orang setiap pertemuan.

“Kita percayakan kepada tim gugus tugas dalam menangani masalah Covid-19 di Kabupaten Karimun. Sehingga masyarakat diharapkan jangan panik, karena sudah ditangani oleh pihak yang telah ditunjuk,” ucapnya.

Dia juga berpesan kepada tim gugus tugas agar dapat melaporkan kepada masyarakat secara berkala atau berkesinambungan, mengenai perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karimun dan harus disebar menyeluruh sampai ke pelosok pulau-pulau di Kabupaten Karimun. Sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi yang sedang berkembang.

“Termasuk juga dengan penetapan zona di setiap Kecamatan, Kelurahan dan Desa, sehingga begitu statusnya disampaikan dan bisa diketahui, kewaspadaan masyarakat pun bisa lebih ditingkatkan,” kata Rafiq.

Rencana kampanye dialogis berikutnya, Rafiq baru akan menjadwalkannya setelah debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun selesai.

“Jadwal kampanye dialogis berikutnya adalah ke Kecamatan Belat, kalau tidak ada halangan dan melihat situasi kondisi yang ada, kemungkinan baru akan kami lanjutkan pada Rabu pekan depan (28/10),” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Rafiq juga mendoakan semoga langkah tim gugus tugas dalam menekan angka Covid 19 di Kabpaten Karimun dapat terwujud. Tentunya harus didukung oleh masyarakat, dengan menaati apa yang telah diharuskan.

Seperti diketahui, saat ini terdapat 33 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Karimun, 12 orang diantaranya dikirim ke RSKI Galang-Batam karena tidak mampu ditampung di RSUD Muhammad Sani. Selain itu ada empat orang pasien positif meninggal dunia. Dengan demikian, total kasus Covid di Kabupaten Karimun sudah mencapai angka 88.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close