Breaking News

Bantuan Untuk Masyarakat Desa Terdampak Covid Mulai di Distribusikan

0 0

RADIOAZAM.ID – Dana yang diperuntukkan dalam program Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa (DD) telah bisa dinikmati masyarakat Desa.

Namun sampai saat ini, baru Desa Tanjungbatu Kecil Kecamatan Buru yang telah menyalurkannya, dari total 42 Desa se Kabupaten Karimun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Karimun, Suwedi mengatakan, selain satu Desa tersebut yang telah mendistribusikannya kepada masyarakat penerima, saat ini telah ada 13 desa masih dalam proses di Bank, serta 28 Desa lainnya masih dalam tahap pendataan penerima.

Menurut Swedi, tahapan pendataan yang dilakukan oleh 28 Desa lagi sudah hampir rampung. Hanya saja, jika bantuan dari Kementerian Sosial nanti tidak tercukupi, maka bisa dicover menggunakan dana desa untuk menutupinya.

“Untuk penerima ditentukan melalui Musyawarah khusus desa. Setiap RT mengumpulkan nama-nama penerima, lalu digelar rapat untuk menentukannya.Dalam penentuan itu melibatkan Ketua RT, BPD, Pemuda, Babinkamtibmas dan Babinsa,” kata Swedi, Senin (11/5).

Swedi menambahkan, Dana Desa yang digunakan untuk masyarakat terdampak covid 19 terdapat hitung hitungan khusus. Jika misalnya Desa menerima dana Rp800 juta, maka dapat menggunakan 25 persen dari anggaran yang diterima.

“Kalau dananya makin besar seperti Rp1 Miliar, maka pemanfaatan untuk warga terdampak covid 19 bisa 30 persen. Itu memang ada ketentuannya dari pusat,” ungkap Swedi.

Adapun pemanfaatan Dana Desa bagi masyarakat terdampak covid 19 di Kabupaten Karimun, mulai diluncurkan bersamaan dengan pemanfaatan Dana Desa bagi Desa Tanjungbatu Kecil Kecamatan Buru, yang diserahkan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq secara simbolis di Gedung Nasional, Senin (11/5). Ditandai dengan penyerahan buku rekening bank BNI bagi penerima.

Ada 235 Kepala Keluarga (KK) sebagai penerima di Desa Tanjungbatu Kecil Kecamatan Buru. Masing-masing akan mendapatkan Rp 600.000 selama tiga bulan, terhitung sejak Apdil, Mei dan Juni.

“Untuk pendistribusiannya tidak bisa sekaligus per tiga bulan. Harus sebulan sekali dan setiap penerima mendapatkan Rp600.000 setiap bulannya,” tutup Swedi.(agn)

About Post Author

agn

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *