KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Baru Sebulan Bensin Premium Diganti Pertalite di Karimun, Kini Harganya Dinaikkan dan Masyarakat Keberatan

RADIAOZAM.ID – Setelah mengganti Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium menjadi pertalite dengan harga yang sama, kini minyak pengganti tersebut dinaikkan sebesar Rp400, dari harga sebelumnya Rp6.450 jadi Rp6.850

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perusda) selaku pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Poros, Devanan Syam mengatakan, kenaikan harga BBM jenis sudah dilakukan terhitung sejak Minggu (14/11).

“Harga Pertalite Khusus (PLK) naik sebesar Rp400, sehingga sekarang per liternya menjadi Rp6.850,” ujar Devanan, Senin (15/11).

Dijelaskan Devanan, naiknya harga BBM jenis pertalite disebabkan karena ketentuan dari Pertamina. Sehingga Perusda pun melakukan penyesuaian.

“Kita tinggal menindaklanjuti karena pertamina mengalami perubahan harga,” kata Devanan lagi.

Kenaikan harga BBM tersebut dikeluhkan masyarakat, karena di tingkat pengecer harganya kini naik Rp1000 dari harga sebelumnya, sehingga rata-rata mencapai Rp8000 per liter, dari sebelumnya Rp7.500.

“Tiba-tiba di pengecer harganya naik Rp1000, dari sebelumnya Rp7.500 sekarang jadi Rp8000 per liter. Bahkan ada pengecer yang ambil kesempatan jual Rp8.500 per liter,” ujar Eni, salah seorang warga Karimun.

Padahal menurutnya, keberadaan BBM jenis pertalite sebagai pengganti bensin premium yang kini tidak lagi beredar, saat diganti memang harganya masih tetap sama.

“Tapi baru sebulan premium dihilangkan diganti pertalite, tiba-tiba harganya dinaikkan, tentu cukup memberatkan. Sebelum naik saja cukup berat dengan kondisi sekarang, apa lagi sekarang dinaikkan sehingga pengecer pun ambil kesempatan menaikkan harga sangat tinggi,” ucapnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close