KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

BNI Distribusikan 120 Paket Sembako Untuk Wartawan di Karimun

RADIOAZMA.ID – Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tanjungbalai Karimun mendistribusikan bantuan 120 paket sebako, yang diperuntukkan bagi para pekerja media atau wartawan di Karimun, Selasa (28/9) di Gedung Nasional.

Kepala BNI Cabang Tanjungbalai Karimun, Risnaldi mengatakan, ada enam organisasi atau asosiasi insan pers di Kabupaten Karimun, yang kebagian paket sembako dari BNI, sehingga jumlah keseluruhan berdasarkan data yang diterima sebanyak 120.

“Lebih kurang satu setengah tahun pandemi Covid-19 berjalan kami evaluasi. Dan hari ini insan pers yang kami fokuskan, karena selama ini memang belum pernah kami menyalurkan bantuan kepada rekan-rekan jurnalis di Karimun,” ujar Risnaldi.

Menurut Risnaldi, BNI Cabang Tanjungbalai Karimun melakukan evaluasi, bahwa kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama ini, sudah melibatkan banyak peneirma bantuan dari berbagai jenis pekerjaan.

“Kemarin kami berpikir, mungkin ada yang terlewatkan siapa yang belum kami bantu, ternyata itu yang sering bersama-sama kita kelewat, kawan-kawan wartawan, dan alhamdulillah kita bisa berikan bantuan paket sembako bagi teman-teman wartawan,” jelasnya.

Dikatakan Risnaldi, dampak dari pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi saat ini, tidak hanya dirasakan oleh profesi-profesi tertentu saja, tapi berdampak kepada semuanya.

Risnaldi berharap, dengan bantuan tersebut bisa memancing pihak-pihak lain agar bisa berpartisipasi dalam penyaluran sembako kepada insan pers.

“Semoga penyaluran sembako hari ini bisa bermanfaat, dan mudah-mudahan pandemi cepat berlalu,” harap Risnaldi.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq myang turut serta hadir dalam pendistribusian sembako bagi insan pers itu mengaku, sangat mengapresiasi dari kegiatan bantuan tersebut.

“Bukan masalah jenis barang dan nilainya, tapi perhatian dan kepeduliannya yang paling pnting. Karena dampak covid ini dirasakan oleh semua kalangan, mulai dari masyarakat tak mampu sampai kepada pengusaha. Dan hari ini kita sama-sama lihat, ternyata BNI cepat tanggap. Kalau semakin banyak sedekah, mudah-mudahan semakin banyak nasabah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Rafiq mengaku, pemerintah daerah memang belum bisa melakukan hal seperti BNI, karena dinilai sangat sulit dan harus dianggarkan terlebih dahulu.

“Yang bisa dilakukan pemerintah daerah adalah, memberikan untuk keluarga-keluarga yang terkonfirmasi. Tetapi pemerintah daerah juga memberikan saran masukan kepada stakehoder yang lain, seperti dunia usaha, kemudian ada Apindo, PT Saipem, dan perusahaan lainnya, agar dapat peduli dan melakukan kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat,” kata Rafiq.

Ketika bantuan yang akan di distribusikan, maka Pemkab Karimun selalu menyarankan agar menyisir komunitas-komunitas yang memang belum tersentuh. Jika mengandalkan anggaran pemerintah daerah memang dipastikan belum cukup. Jika itu dilakukan, maka terlebih dahulu harus dilakukan proses penganggaran di APBD.

“Saya berharap teman-teman media tetap menjaga kesehatan dan jaga protokol kesehatan. Tetap semangat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemberitaan atau perkembangan Kabupaten Karimun, khususnya masalah perkembangan Covid-19,” pesannya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close