KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Bupati: Hormati Proses Hukum Terhadap Mantan Camat Meral Barat

RADIOAZAM.ID – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, semua pihak harus dapat menghormati proses hukum yang menjerat mantan Camat Meral Barat, MON. Atas kasus jual beli tanah saat masih bertugas di wilayah Kecamatan Karimun dan baru dijebloskan ke penjara beberapa hari kemarin.

“Proses hukum yang dilalui MON harus kita hormati. Karena sudah diserahkan aparat kepolisian ke Kejaksaan, lalu di Kejaksaan masih ada proses berikutnya,” kata Rafiq, Senin (29/6).

Dalam kesempatan itu, Rafiq juga memberikan dukungan dan semangat terhadap bawahannya yang tersandung hukum itu, sehingga agar tetap kuat dan semangat, karena kasus yang menimpa MON perlu mengedepankan azas praduga tak bersalah

“Saya memberikan dorongan kepada staf saya untuk tetap kuat dan semangat. Kita kedepankan azas praduga tak bersalah. Ini kan bukan kasus tindak pidana korupsi, tapi adalah kasus pidana umum. Mudah-mudahan dalam proses penanganannya dapat diselesaikan dengan baik,” harap Rafiq.

Disinggung apakah ada atensi khusus terhadap pejabat lainnya terkait kasus yang menjerat MON, Rafiq mengaku penegasan terhadap pegwai telah dilakukan sebelum bawahannya itu dijebloskan ke penjara. Agar seluruh pegwai tanpa terkecuali dapat lebih hati-hati dalam menjalankan tugas dan kewajiban.

“Khususnya jajaran di Kelurahan, Kecamatan sampai kepada OPD di lingkungan Pemkab Karimun, telah kita ingatkan jauh-jauh hari, dan ini sering disampaikan agar bekerjalah dengan baik,” ungkapnya.

Sedangkan terhadap jabatan MON yang saat ini diamanahkan di Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Rafiq mengaku akan melihat seperti apa putusan hukumnya.

“Kan ada aturannya, ketika misalnya putusan segini barulah diberhentikan, ya kita tunggu, kita tidak bisa berandai-andai. Dia masih tetap terima gaji dan dia kan masih berstatus tersangka,” terangnya.

Bahkan menurut Rafiq, meski sudah dititipkan di Rutan, MON masih bisa mendapatkan hak penangguhan penanganan, dan itu diperbolehkan secara huklum serta diatur didalam KUHP.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close