KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Bupati Karimun dan Beberapa Pejabat Tak Memenuhi Kriteria Untuk Disuntik Vaksin, Ini Poin Yang Tidak Diperbolehkan Vaksin

RADIOAZAM.ID – Bupati Karimun Aunur Rafiq memastikan dirinya tidak dapat memenuhi kriteria sebagai orang yang harus divaksin. Karena dirinya mengalami penyakit yang ternyata tidak diperbolehkan untuk disuntik vaksin.

Hal itu disampaikan Rafiq saat menerima vaksin sinovac dari Pemprov Kepri di Gedung Nasional, Selasa (26/1).

“Saya hipertensi, sehingga untuk tahap awal ini saya ternyata tidak memenuhi kriteria. Sebagaimana aturan dari medis, batas usia mulai dari 18 tahun sampai 59 tahun, kemudian tekanan darah 140 per 90 juga tidak diperbolehkan vaksin,” kata Rafiq.

Ternyata Rafiq tidak sendiri yang tidak bisa divaksin, ada beberapa pejabat di Pemkab Karimun juga tidak memenuhi kriteria. Dan nama-namanya pun disebutkan olehnya, diantaranya ada Wabup Karimun Anwar Hasyim yang dari segi usia memang sudah melewati batas.

Kemudian Asisten I Pemkab Karimun Muhammad Tang dan Asisten II Pemkab Karimun juga tidak dapat memenuhi kriteria atas sakit yang diderita. Bahkan nama Sekda Karimun Muhmmad Firmansyah pun disebut tidak bisa ikut di vaksin karena hipertensi.

“Jadi sesuai kriteria bahwa kami memang tidak bisa dilakukan suntik vaksin untuk tahap pertama. Nanti akan ada vaksin khusus sebagaimana dari pusat telah mempersiapkannya. Jadi jangan ada berita hoax yang mengatakan bahwa Bupati Karimun saja tidak mau divaksin, ini perlu dijelaskan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu, nantinya dia telah mengutus Asisten III Pemkab Karimun, Fajar Horison mewakili dirinya untuk dilakukan suntik vaksin pada 30 Januari besok di Gedung Nasional. Bersama dengan para pimpinan FKPD dan anggota DPRD di Kabupaten Karimun.

Beberapa poin yang telah dicatat dan tidak memenuhi kriteria untuk tidak dilakukan vaksinasi, sebagaimana yang telah ditetapkan secara resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, antara lain adalah:

1. Terkonfirmasi Covid-19

2. Ibu hamil dan menyusui

3. Mengalami gejala ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir

4. Anggota keluarga serumah yang kontak erat, suspek, konfirmasi, sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19

5. Memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi COVID-19 sebelumnya (untuk vaksinasi kedua)

6. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah

7. Mengidap penyakit jantung seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner

8. Mengidap penyakit autoimun sistemik seperti SLE, lupus, sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya

9. Mengidap penyakit ginjal seperti penyakit ginjal kronis, sedang menjalani hemodialisis atau dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, sindrom nefrotik dengan kortikosteroid

10. Mengidap penyakit rematik autoimun atau rheumatoid arthritis

11. Mengidap penyakit saluran pencernaan kronis

12. Mengidap penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun

13. Mengidap penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi

14. Mengidap penyakit diabetes melitus

15. Mengidap HIV (human immunodeficiency virus)

16. Tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg.

(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close