KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Bupati Karimun Minta Kepada BPN Ketimpangan Pemilikan Lahan Harus Dikurangi

RADIOAZAM.ID – Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjungbalai Karimun, agar mengurangi ketimpangan dalam kepemilikan lahan, termasuk penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.

Permintaan itu disampaikan Aunur Rafiq saat membuka rapat koordinasi gugus tugas Reforma Agraria Kabupaten Karimun tahun 2021, yang digelar BPN Tanjungbalai Karimun di Hotel Alishan, Rabu (1/9).

“Melalui kegiatan ini, ada empat isu strategis yang perlu dibahas. Diantaranya adalah tanah milik masyarakat yang berada dikawasan hutan, tanah yang menjadi hutan, kemudian sengketa lahan yang sudah menjadi pemukiman namun masih di kawasan hutan, dan tanah masyarakat yang berada diatas air atau pelantar,” kata Rafiq.

Rafiq berpesan, dalam hal ini perubahan batas kawasan hutan dapat segera ditindaklanjuti, dengan program reforma agraria melalui kegiatan redistribusi tanah.

“Pihak terkait di Kabupaten Karimun saya minta agar ikut melakukan pendampingan, guna menuntaskan permasalahan yang ada,” pesannya.

Adapun maksud dari reforma agraria menurut Rafiq adalah, untuk mengurangi hal-hal yang telah dipesankannya seperti mengurangi ketimpangan kepemilikan, ketimpangan penguasaan, ketimpangan penggunaan dan pemanfaatan lahan.

“Oleh karena itu maka program reforma agratia ini dilakukan lintas sektor, seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan beberapa pihak lainnya,” kata Rafiq.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close