KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Bupati Karimun Resmikan Pemakaian Air Bersih di Teluk Uma, Warga Bisa Hemat Biaya Beli Air Hingga Ratusan Ribu

RADIOAZAM.ID – Masyarakat di RW 001 dan RW 002 Kelurahan Teluk Uma Kecamatan Tebing, kini sudah bisa bernafas lega karena tidak perlu lagi mengekluarkan biaya mahal membeli air bersih setiap hari, dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Karena air bersih dari PDAM yang dikelola Perumda Tirta Karimun telah mengalirkan air ke penduduk setempat, dengan 200 sambungan rumah yang baru diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, didampingi Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani, ditandai dengan membuka kran air, Sabtu sore (12/6).

Dikatakan Rafiq, suplay air bersih tersebut termasuk janji politiknya yang terealisasi awal tahun 2021. Dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ditahun 2020, sehingga para penerima manfaat tidak dikenakan biaya apapun, termasuk biaya meteran juga digratiskan.

“Tarif satu kubiknya Rp3300, itu setara dengan lima drum per satu kubik. Bisa dihitung sudah menghemat berapa puluh ribu jika setiap membeli air bersih masyarakat harus mengeluarkan biaya Rp8000 per satu drum dari truk air bersih. Yang sebelumnya paling sedikit Rp400 ribu biaya pembelian air, tapi sekarang tidak sampai ratusan ribu,” kata Rafiq.

Dikatakan Rafiq, apa yang menjadi kendala mengenai kebutuhan air bersih, secara perlahan akan dapat terurai.

Oleh karena itu, Rafiq menitipkan pesan kepada Dirut Perumda Tirta Karimun yang baru menjabat, agar dapat menciptakan kinerja yang baik dengan merubah mindset para karyawan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

“Terimakasih saya ucapkan kepada masyarakat yang baru bisa menikmati air bersih ini, yang selalu sabar dan menunggu,” ucapnya.

Menurut Rafiq, air bersih secara terus menerus akan terus di tuntaskan, khususnya bagi 2000 sambungan baru, yang masih menunggu tambahan daya atau mesin dari Waduk Sentani Jalan Poros.

“Jika sudah terealisasi mesinnya, maka akan dapat diselesaikan dan saat ini masih proses pelelangan. Semoga bisa segera kita tangani untuk 2000 sambungan lagi,” kata Rafiq.

Sementara, Ketua RW 001 Kelurahan Teluk Uma Kecamatan Tebing, Nurhayati mengatakan, sebelum masyarakat mencukupi kebutuhan air bersih dengan cara membeli dari mobil pickup penjual air. Yang biasanya harus mengeluarkan biaya Rp40.000 sekali beli dan hanya mampu bertahan tiga hari.

“Tapi sekarang alhamdulillah sudah bisa tertangani dan masyarakat sudah bisa menikmati air bersih sengan mudah. Disini ada dua RW yang menikmati sambungan ini, di RW 001 ada tiga RT dan RW 002 juga tiga RT,” jelas Nurhayati.

Selain bantuan air bersih, masayrakat di wilayah tersebut juga mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sebanyak 36 unit rumah yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

“Bantuan bagi masyarakat disini tidak hanya sarana air bersih, tapi juga BSPS yang sekarang sedang dalam pengerjaan untuk 36 rumah. Selain itu juga ada bantuan sanitasi untuk pencegahan pencemaran lingkungan, agar menjadi lingkungan sehat yang diperuntukkan bagi 15 rumah. Anggarannya dari Direktorat Kesehatan Lingkungan sebesar Rp150 juta,” jelasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close