KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Calon Bupati Karimun Aunur Rafiq Prihatin Kasus Covid Makin Meningkat

Sumbang Saran ke PJs Bupati

RADIOAZAM.ID – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun menjadi perhatian bagi calon Bupati Karimun nomor urut 1, Aunur Rafiq.

Dikatakan Rafiq, saat baru awal-awal dia cuti dari jabatannya sebagai Bupati Karimun karena sudah masuk masa kampanye dalam pencalonannya pada Pilkada tahun ini, angka positif COvid-19 masih berada pada 37 kasus.

“Tapi sekarang sudahg mencapai 101, sudah 200 persen naiknya kasus positif Covid-19, padahal baru jalan satu bulan saya cuti mulai 26 September kemarin,” ungkap Rafiq, Rabu (21/10).

Rafiq pun sempat gusar atas melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun, sehingga dia langsung menghubungi ponsel Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi, mengenai cara penanganan dan teknis pemerintah dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar menaati segala penegasan yang pernah dibuat Rafiq sebelum cuti dalam jabatannya.

“Sekarang kita lihat sudah semakin longgar, masuk pasar pun sudah tidak dijaga lagi, di masjid juga sudah semakin longgar, tidak lagi dibatasi sholat jamaah. Harusnya titik-titik keramaian perlu diperketat,” kata Rafiq

Kondisi yang makin tak tertangani dengan serius itu membuat Rafiq terpaksa mengentikan sementara agenda kampanye dialogisnya.

“Ya saya sarankan kepada PJs Bupati Karimun agar mengeluarkan surat edaran, penutupan sementara rumah makan, kedai kopi termasuk cafe dalam tujuh sampai 10 hari kedepan. Kalau dulu kita berlakukan jam malam sampai pukul 22.00 WIB, maka harus kembali ditegaskan seperti itu,” ucapnya.

Termasuk juga orang keluar masuk Karimun, wajib menyertakan rapid tes. Jika masyarakat Karimun yang tidakdapat menunjukkan rapid tes, maka langsung dikirim ke lokasi karantina.

“Untuk warga bulan penduduk Karimun yang tak dapat tunjukkan rapid tes, harus disuruh pulang lagi ke daerah asalnya,” pinta Rafiq.

Hal itu kata Rafiq, mengingat fasilitas yang dimilik saat ini sudah tak sanggup menampung pasien positif Covid 19 di Kabupaten Karimun. Belum lagi rumah sakit di Galang-Batam yang memang sudah penuh, sehingga terpaksa pasien positif tambahan di Karimun melakukan isolasi mandiri dirumah.

Rafiq juga sempat berkomunikasi dengan Sekda Karimun, M Firmansyah, Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan dan beberapa tokoh masyarakat perilah kondisi Covid-19 yang terus meningkat.

“Sekarang kan saya sebagai tokoh masyarakat, jabatan saya sebagai Bupati sudah saya lepas karena cuti. Tidak ada salahnya kan saya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan saran dan masukan,” pungkasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close