KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Crane Kapal Muat Gula Pasir Patah di Pelabuhan Beton Taman Bunga Karimun, Mengulang Peristiwa 5 Tahun Lalu

RADIOAZAM.ID – Satu crane milik kapal MV Intan 31 patah, di Pelabuhan Bongkar Muat Taman Bunga Kecamatan Karimun, Sabtu (13/3).

Patahnya crane tersebut saat tengah melakukan aktifitas pembongkaran muatan kapal berisi sembako yakni gula pasir. Sehingga mengakibatkan muatan yang tengah diangkat seketika tumpah dan berserakan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP), AKP Eko Aprianto ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Namun menurutnya meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir capai puluhan juta rupiah.

“Betul (peristiwa crane patah), tapi tidak ada korban jiwa,” kata Eko.

Sebelum peristiwa patahnya crane tersebut, kapal MV Intan 31 tiba di Tanjungbalai Karimun pada Sabtu pekan lalu (6/3), yang di nakhodai oleh Apriyanto.

Selanjutnya, muatan barang dilakukan pembongkaran sehari setelah sandar, atau tepatnya hari Minggu (7/3). Diawali dengan mengeluarkan muatan berupa mobil.

“Bongkar muat terus dilanjutkan dengan mengeluarkan muatan gula pasir, sampai hari ini masih terus dilakukan,” ujar Eko lagi.

Namun ketika crane tengah mengangkat satu tone gula pasir dari atas kapal pada Sabtu kemarin (13/3), tiba-tiba crane patah dan gula pasir pun berserakan di lantai beton pelabuhan bongkar muat.

“Ketika crane patah, besinya mengenai samping kapal. Akibatnya gula pasir yang diangkat pun berserakan,” ungkapnya.

Kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa itu sekitar 10 juta.

Patahnya crane kapal di Pelabuhan Bongkar Muat Taman Bunga bukan kali ini saja, sebelumnya juga pernah terjadi peristiwa yang sama, bahkan waktu itu menimbulkan korban jiwa yang terjepit saat mengoperasikan crane namun patah, pada 16 November 2016 silam sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban bernama Sugeng alias Bogeng (40) itu terjepit diantara crane yang patah, saat ia tengah mengoperasikan crane dari kapal KM Lints Bahari.

Sugeng terpaksa menahan sakit dan tetap terjepit sekitar satu jam lamanya, karena proses evakuasinya cukup rumit. Beruntung anggota Lanal Tanjungbalai Karimun ikut turun tangan menyelamatkan korban yang masih dalam keadaan terjepit, berhasil keluarkan dari patahan besi.

Kemudian dia dilarikan ke RSUD Muhammad Sani untuk ditangani medis.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close