KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Dinas Kesehatan Benarkan Ada 6 Warga Kabupaten Karimun Positif Covid

Kerahkan Tim Telusuri Masyarakat Kundur Yang Sempat Kontak Dengan Kasus Positif Baru

RADIOAZAM.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi membenarkan ada kasus enam orang positif Covid di Kabupaten Karimun, yang merupakan klaster alamrhum Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto dan klaster Gubernur Kepri Isdianto.

Hanya saja, Rahmadi mengaku pada Minggu kemarin (9/8) masih belum bersedia untuk berkomentar karena belum menerima data secara resmi. Namun setelah data resmi diterimanya dan dicocokkan dengan data yang berseliweran di media sosial, sehingga itu adalah benar adanya.

“Saya sudah dapat data sejak Minggu siang (9/8), tapi itu belum resmi, makanya belum berani komentar. Tapi hari ini sudah keluar secara resmi. Enam orang yang positif itu betul, sudah diisolasi di RSUD Muhammad Sani,” ucap Rahmadi, Senin (10/8).

Disebutkan Rahmadi, enam kasus baru yang positif merupakan data yang sempat kontak erat degan dua klaster tersebut. Sehingga didapati 29 orang wajib isolasi mandiri.

“Jadi dari 29 yang kita data karena sempat kontak langsung dengan dua klaster itu, maka hasil swabnya enam positif, sisanya alhamdulillah negatif. Yang negatif ini masih tetap kita wajibkan karantina mandiri dirumah selama 14 hari,” ucap Rahmadi lagi.

Diakui Rahmadi, empat orang warga Tanjungbatu yang positif memang telah dijemput tadi malam, Minggu (9/8) untuk dirawat di RSUD Muhammad Sani. Sedangkan dua pasien positif lainnya adalah warga Buru dan Moro yang sempat kontak dengan Gubernur Kepri, lalu dikarantina di Hotel Artha. Kemudian ketika didapati hasil swab positif, maka dua orang itu langsung dijemput dari Hotel tempatnya dikarantina.

Adapun data enam warga Kabupaten Karimun yang positif antara lain, Aiptu Ade William Rompa yang menjabat sebagai Kasium Polsek Kundur, sempat kontak erat dengan Almarhum Kompol Endi Endrato, Rita Srinani, kontak erat dengan pasien positif 07 yang merupakan pasangan suami istri, Habib Jamika yang merupakan anak dari pasien positif nomor 07, M Diswanto yang merupakan supir ambulan Puskesmas Tanjungbatu, yang sempat kontak erat dengan almarhum Kompol Endi Endarto, Latif sebagai Kades Sebele Kecamatan Belat sempat kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto, dan terakhir Mawasi mantan Kades Sugie Kecamatan Moro, yang juga sempat kontak erat dengan Gubernur Kepri Isdianto.

“Sisanya hasil swabnya negatif dan kita suruh pulang, wajib karantina mandiri 14 hari dirumah. Hari ini juga kita langsung telusuri dan mencari tahu siapa-siapa saja yang pernah kontak erat dengan enam orang positif yang baru,” pungkas Rahmadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat orang pasien yang dinyatakan positif Covid 19 warga Kundur telah tiba di Pelabuhan KPK, Minggu malam (9/8) sekira pukul 20.30 WIB.

Mereka dibawa menggunakan ambulan laut yang dikelola Baznas Kabupaten Karimun. Kemudian setibanya di Pelabuhan KPK langsung dibawa menggunakan dua ambulan dan dikawal oleh petugas berpakaian lengkap Alat Pelindung Diri (APD).

Sumber terpercaya menyebutkan, penjemputan dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kabupaten Karimun, yang memiliki tupoksi dalam hal kasus positif Covid 19 tersebut. Keempat pasien baru warga Tanjungbatu itu langsung dibawa ke RSUD Muhammad Sani.

Penjemputan itu dilakukan setelah adanya koordinasi oleh KKP Karimun dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi. Sehingga dua ambulan yang disiagakan, satu diantaranya dari RSUD Muhammad Sani dan satu ambulan lagi milik KKP Karimun.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close