KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Dinkes Karimun Sebar 500 Box Masker

RADIOAZAM.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun mengaku telah menyebar sebanyak 500 box masker, yang dibagikan kepada masyarakat melalui berbagai organisasi kemasyarakata, instansi dan sebagainya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi menjelaskan, dari sisi kesehatan pihaknya telah mengupayakan beberapa langkah dalam penanganan kabut asap.

“Sampai saat ini tercatat 500 box masker yang didistribusikan melalui organisasi kemasyarakatan,
satu box isinya 50 masker, berarti 25.000 yang sudah kita sebar. Sebagian diantaranya juga kita serahkan ke posko-posko di masing-masing Puskesmas,” ujar Rachmadi, Minggu (22/9).

Selain itu, Dinkes Kabupaten Karimun juga telah memerintahkan seluruh Puskesmas membuat laporan harian, terkait penyakit yang disebabkan dari akibat kabut asap. Yang hasilnya sampai saat ini belum ditemukan penyakit terdampak atau ISPA.

“Kami juga telah perintahkan kepada Puskesmas untuk membuat posko, khususnya pelayanan masker dan
pelayanan untuk dampak kabut asap. Itu sudah berjalan dan posko yang didirikan bekerjasama dengan instansi terkait termasuk Polsek, Koramil, Kecamatan dan sebagainya,” tambah Rachmadi.

Dikatakan, untuk beberapa penyakit yang diderita sangat terdampak sekali terhadap kabut asap. Seperti kasus TBC dan penyakit jantung, dinilai sangat relatif membahayakan bagi penderita.

Rachmadi juga telah berkoordinasi dengan BNI, yang berencana akan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Namun diharapkan agar dapat dilakukan dalam bentuk pengadaan masker, susu, vitamin dan beberapa kebutuhan lainnya. Yang nantinya akan didistribusikan kepada penderita TBC terdampak asap.

Mengenai kualitas udara, Rachmadi mengaku tidak dapat menjawab secara pasti. Karena Kabupaten Karimun tidak punya alat.

“Memang kami berharap Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Karimun dapat merencanakan kedepan. Apa lagi posisi kita Kabupaten Karimun lebih dekat dengan Riau darata, jika dibandingkan Kota Batam dan Tanjungpinang. Tapi sementara ini kami hanya berpedoman dengan Batam, yang setiap hari mereka update melalui laporan Dinkes Provinsi Kepri,” ujarnya.

Jika informasi di Batam kondisi udara kurang baik, maka Karimun pun akan mengikuti informasi kualitas udara tersebut.

“Kalau dalam beberapa hari ini memang dinyatakan masih kategori sehat. Tapi ada satu hari kemarin dinyatakan kurang sehat, tepatnya pada siang hari, kondisi kabut cukup pekat. Tapi sudah mulai tipis,” tutup Rachmadi.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close