KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Dokumen Kapal Diterbitkan Gratis Dalam Program Pas Kecil Oleh KSOP Karimun

Sudah 855 Kapal Yang Diterbitkan se Kabupaten Karimun

RADIOAZAM.ID – Sebanyak 21 kapal berukuran kecil dilakukan pengukuran oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, dalam program Gerai Pelayanan Pas Kecil bagi kapal berukuran di bawah 7 Gross Tonage (GT), Sabtu (30/10).

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Jon Kenedi mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan di dua perairan tepatnya di Kecamatan Moro dan Kecamatan Kundur.

“Target kita adalah sebanyak 200 unit, dengan menyisir kapal-kapal nelayan yang berukuran dibawah 7 GT,” ujar Jon usai membuka Gerai Pelayanan Pas Kecil di Pantai Berangan Kecamatan Moro.

Untuk tahap awal, KSOP telah mengukur sebanyak 21 kapal dari dua wilayah Kecamatan tersebut. Rinciannya, 15 dari Kecamatan Kundur dan enam kapal lagi dari Kecamatan Moro.

Dijelaskan Jon, kegunaan dari pas kecil adalah sebagai dokumen kepemilikan kapal, surat tanda kebangsaan kapal atau status hukum kapal, untuk menunjang keselamatan pelayaran selama berlayar.

Selain itu, sebagai dokumen resmi pada pendataan ulang atau ferivikasi kapal di seluruh perairan Indonesia.

“Pas kecil adalah surat tanda kebangsaan kapal atau bukti legalitas dan status hukum, bagi kapal berukuran kecil dibawah 7 GT,” terangnya.

Jon memastikan, kegiatan pas kecil tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Sehingga dia mengharapkan seluruh pemilik kapal hendaknya dapat memanfaatkan program dari KSOP Tanjungbalai Karimun.

“Melalui gerai pas kecil ini kita harapkan semoga mampu meningkatkan kesadaran pemilik kapal, tentang pentingnya legalitas dan keselamatan berlayar,” harapnya.

Melalui program gerai pas kecil Jon juga berharap agar dapat mengedukasi masyarakat maritim, tentang pentingnya aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun, Afrian mengatakan, program pas kecil dari KSOP Tanjungbalai Karimun dinilai sangat membantu pemerintah daerah Kabupaten Karimun, Khusunya dalam pemulihan ekonomi masyarakat.

“Gerai pas kecil ini sangat membantu pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi masyarakat. Pemilik kapal juga dapat menjadikan sebagai jaminan pinjaman untuk modal usaha,” ungkap Afrian.

Diketahui, KSOP Tanjungbalai Karimun telah menggelar dua kali kegiatan pas kecil pada tahun 2021 ini. Kegiatan tersebut pertama kali dipusatkan di Pelabuhan Leho Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing pada 17 Maret 2021 sampai 29 Maret 2021.

Sehingga secara keselurhhan sampai saat ini KSOP Tanjungbalai Karimun telah menerbitkan dokumen pas kecil sebanyak 855 kapal.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close