KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

DPRD Karimun Dua Kali Ajukan Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih ke Kemendagri, Usulkan Dilantik di Karimun

RADIOAZAM.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun sudah dua kali menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam hal mengusulkan agar dapat segera dilakukan pelantikan, terhadap Bupati Karimun dan Wakil Bupati Karimun terpilih periode 2021-2024.

Ketua DPRD Kabupaten Karimun, M Yusuf Sirat mengatakan, surat permohonan pertama telah disampaikan ke Gubernur Kepri agar dapat diteruskan ke Kemendagri, dengan isi pengajuan adalah dengan harapan dapat dilaksanakan pada awal April. Permohonan itu disampaikan setelah digelarnya sidang paripurna penetapan Bupati dan Wakil Bupati Karimun terpilih, yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Karimun, isinya adalah mengajukan agar dapat digelar pada awal April.

“Namun permohonan itu tidak direspon, sehingga kami kembali mengajukan permohonan kedua. Agar dapat segera dilakukan pelantikan. Tapi untuk lokasinya kami usulkan mudah-mudahan dapat dilaksanakan di Karimun, semoga saja Gubernur Kepri Bapak Ansar Ahmad dapat memenuhi usulan ini dan bersedia datang ke Karimun,” kata Yusuf Sirat, Sabtu (10/4).

Hanya saja lanjut Yusuf Sirat, berdasarkan jadwal yang ada, bahwa secara nasional pelantikan terdiri dari tiga gelombang. Dan Kabupaten Karimun masuk pada gelombang ketiga, karena proses Pilkadanya masuk ke ranah persidangan Mahkamah Konstitusi, kemudian proses tersebut sudah berakhir dan diputuskan. Sementara untuk pelantikan pada gelombang kedua sudah selesai.

“Sehingga berdasarkan kebijakan Kemendagri, pelantikan Bupati Karimun dan Wakil Bupati Karimun terpilih, Bapak Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim masuk kedalam gelombang ketiga. Yakni pada tanggal 26 April mendatang,” jelasnya.

Yusuf Sirat berpendapat, bahwa pembagian per gelombang dalam pelantikan kepala daerah hanya mempertimbangkan waktu yang masih menunggu proses MK selesai.

Dia juga menyinggung soal masa tugas Pelaksana Harian (PLh) Bupati Karimun yang dijabat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah terlalu lama, yakni lebih dari dua minggu atau sekitar satu bulan lebih.

“Usulan pelantikan sebetulnya kita sampaikan agar dapat dilakukan pada minggu pertama April ini, sedangkan minggu pertama sudah habis. Kemudian kita tunggu saja agar adat dimajukan lagi pada minggu berikutnya dan itu tidak melanggar aturan. Tinggal lagi kebijakan dari Kemendagri memberikan wewenang kepada Gubernur untuk melantik di tanggal berapa dan tempatnya dimana, kita sudah selesai mengirimkan dan merekomendasikan pasca pada rapat paripurna terdahulu, maka selanjutnya kita tinggal tunggu agenda pak Gubernur, kapan dia akan melantik Bupati dan Wakil Bupati kita,” jelas Yusuf Sirat.

Kalaupun memang pelantikan dapat dilaksanakan di Karimun, maka DPRD memastikan akan mempersiapkan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Sebagai jaminan agar tetap dapat memenuhi pengajuan tersebut dapat dilakukan di Kabupaten Karimun.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close