KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Dua Pekerja PT MOS Korban Ledakan Tabung Gas Mulai Stabil, Dokber Belum Sampaikan Kondisi Luka Bakar Yang Dialami

RADIOAZAM.ID – Dua karyawan PT Multi Ocean Shipyar (MOS) yang jadi korban ledakan tabung gas, kini sudah berangsur stabil, setelah sebelumnya disebut oleh manageman perusahaan galangan kapal tersebut, terkena semburan api dari ledakan, yang terjadi pada Sabtu (3/7), sekira pukul 10.30 WIB.

Kedua korban adalah A berusia 43 tahun dan H berusia sekitar 28 tahun. Mereka merupakan pekerja bagian pitter dan welder.

“Dua orang korban masuk ke IGD sekira pukul 11.50 WIB. Saat ini pasien sudah dilakukan tindakan penanganan emergensi dan kondisinya sudah stabil,” kata Kepala Bagian Informasi dan Pelayanan RSUD Muhammad Sani, Okto Puji Ginanjar, Sabtu sore (3/7).

Selanjutnya, kedua pasien masuk dalam ruang perawatan untuk tindak lanjut perawatan berikutnya.

Mengenai kondisi luka bakar yang dialami kedua korban, Puji mengaku pihak yang berkompeten menyampaikan kondisi luka yang dialami adalah dokter yang menangani.

“Kalau untuk luka bakarnya, mungkin akan disampaikan oleh dokter yang menangani. Yang bisa kami sampaikan saat ini adalah, setelah dilakukan penanganan di IGD alhamdulillah kondisi pasien sudah stabil,” jelasnya.

Seperti diberitakan, dua karyawan PT Multi Ocean Shipyard (MOS) menjadi korban kecelakaan kerja, yang diketahui akibat ledakan tabung gas untuk keperluan welder, Sabtu pagi (3/7).

Kedua pekerja PT MOS yang dimaksud adalah A berusia 43 tahun dan H berusia 28 tahun. Saat ini masih ditangani medis RSUD Muhammad Sani dan masih terbaring di ruang UGD.

Safety Officer PT MOS, Dedi ketika ditemui di RSUD Muhammad Sani mengakui, kalau dua orang pekerja PT MOS merupakan korban dari ledakan tabung gas.

“Ia, dua orang pekerja (korban ledakan tabung gas) dan langsung dilarikan ke RSUD dan saat ini sudah ditangani,” ungkap Dedi, Sabtu siang (3/7).

Kata Dodi, kedua korban berada pada jarak sekitar enam atau tujuh meter pada titik ledakan. Sehingga terkena semburan api dan menimbulkan luka bakar pada bagian kepala.

“Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Muhammad Sani dan dalam keadaan sadar,” ungkapnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close