KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Gedung E Pemkab Karimun Yang Terbakar Dibangun Baru Atau Diperbaiki? Ini Kata Kepala Baperlitbang

RADIOAZAM.ID – Pasca terbakarnya gedung E di komplek perkantoran Pemkab Karimun pada Januari kemarin, Pemerintah Daerah berencana akan tetap menggunakan gedung tersebut untuk berkantor, namun terlebih dahulu dilakukan perbaikan.

“Rencana perbaikan akan dilakukan tahun 2021 ini, menggunakan anggaran tak terduga atau dana bencana,” ujar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Karimun, Djunaidi, Senin (5/4).

Berapa anggaran yang disiapkan dalam perbaikan gedung yang telah terbakar itu, Djunaidi mengaku tidak mengetahui pasti.

“Besaran anggaran yang diperlukan itu dinas teknis yang tahu, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang,” jelasnya.

Disinggung kondisi terbakarnya gedung E komplek perkantoran Pemkab Karimun dinilai cukup parah, apakah kondisi gedung tersebut dinilai masih layak pakai, Djunaidi mengaku dilihat dari kelayakan fisiknya masih dapat difungsikan.

“Masih layak pakai menurut Dinas PU, sudah dilihat kemampuan fisik gedungnya. Kan ada alat ukur untuk mengetahui kondisi gedung pasca kebakaran,” jelasnya lagi.

Dikatakan, untuk di lantai gedung E, jika memang diperlukan direnovasi atau di cor kembali, maka akan dilihat lagi seperti apa kelayakan dan kebutuhan renovasi yang akan dilakukan.

“Tapi intinya perbaikan, bukan bangun gedung baru. Kita tetap memanfaatkan gedung lama yang terbakar itu dan masih layak,” pungkasnya.

Sementara, Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan beberapa waktu lalu menyebutkan, kebakaran yang menghanguskan gedung E komplek perkantoran Pemkab Karimun, diakibatkan oleh korlseting listrik. Hal tersebut berdasarkan kesimpulan dari tim labfor yang didatangkan dari Polda Riau bekerjasama dengan tim identifikasi Polres Karimun.

Adenan mengatakan, saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran, lalu dilakukan analisa disimpulkan bahwa, kebakaran berasal dari salah satu ruangan tepatnya di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), yang terletak pada lantai dasar gedung E.

“Kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini berdasarkan hasil koordinasi kami dengan pihak Perlengkapan serta Bupati Karimun Aunur Rafiq, diprediksi mencapai Rp1,5 Miliar sampai Rp2 Miliar,” jelas Adenan.

Dengan demikian, tidak ada unsur kesengajaan atau kelalaian. Kabel-kabel atau bukti yang ada semua dibawa dan dicek dari atas sampai bawah.

Terbakarnya gedung E komplek perkantoran Pemkab Karimun terjadi pada pagi Rabu (6/1/2021). Peristiwa itu membuat para pegawai di lingkungan perkantoran Pemkab Karimun kaget, pagi-pagi sekali para pegawai yang sudah mulai menuju kantor, dari kejauhan terlihat asap mengepul.

Lima Dinas yang berkantor di Gedung E terpaksa diliburkan, karena tidak ada aktifitas yang dapat dikerjakan. Sementara kelima ruang kantor dari dinas tersebut dilalap api. Bahkan saat pegawai yang baru tiba dan akan masuk kantor terkejut ketika ruang kerjanya sudah hangus.

Adapun lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkantor di gedung E Antara Lain, Kesbangpol, Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk, KB, PPPA), Dinas Pertanian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Pengembangan Desa Terpadu, dan Dinas Pertanian.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close