KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Guru di TKIT, SDIT dan SMPIT Darul Mukmin Bagikan Masker, Bangkitkan Semanga Siswa Yang Rindu Sekolah

RADIOAZAM.ID – Tenaga pendidikan di semua jenjang pendidikan Yayasan Darul Mukmin, ikut melaksanakan aksi bagi-bagi masker dengan target lima juta masker yang baru saja di launching oleh pemerintah, Selasa (10/11).

Bagi-bagi masker itu, tersebar di beberapa titik dengan melibatkan para guru dan beberapa siswa, menyasar beberapa titik dengan target kepada pengendara yang melintas di jalanan, dan rumah-rumah warga disekitar lingkungan Yayasan Darul Mukmin.

Manager SDM, Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran, Yayasan Darukl Mukmin, Noorfamayani mengatakan, titik pembagian masker dilaksanakan di simpang empat lingkungan Bukit Sidomulyo samping areal Yayasan Darul Mukmin, di Coastal Area dan di simpang trafic light Kapling.

“Dengan aski bagi-bagi masker yang diikuti semua unit Yayasan Darul Mukmin, artinya kami bisa berpartisipasi dengan kondisi saat ini, dan mendukung apa yang diprogramkan oleh pemerintah,” kata Noorfamayani.

Dikatakan Noorfamayani, kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat penting, bahwa masyarakat harus saling menguatkan, ditengah wabah Covid-19 ini kita harus lapang dada dan menerima atas kondisi yang ada. Karena hal tersebut merupakan sebuah ujian bagikita.

“Kita harus optimis bahwa bawah ini akan segera berlalu, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan,” ujarnya.

Guru di TKIT Darul Mukmin ikut bagi-bagi masker di trafic light Kapling Kecamatan Tebing, Selasa (10/11)

Semangat dalam bagi-bagi masker itu menurut Noorfamayani, juga turut dilatarbelakangi oleh respon para siswa siswi, yang tak jarang menghubung ponsel gurunya untuk sekedar menanyakan kapan masuk sekolah atau belajar tatap muka dikelas.

“Anak-anak rindu sekolah, mereka intens telepon dengan gurunya dan itu disampaikan kepada kami. Bahkan dari kegiatan belajar secara daring dirumah, banyak yang mengenakan seragam sekolah meski tidak belajar tatap muka di kelas. Menurut siswa siswi, tidak enak belajar dirumah sendirian, tidak bisa bertemu teman-teman disekolah,” ungkapnya.

Maka dengan kegaitan bagi-bagi masker itu, para guru berharap agar dapat menekan dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Karimun, sehingga akan kembali normal seperti biasa dalam beraktifitas diluar rumah.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close