Breaking News

Ibu-Ibu di Karimun Bersama Komite SMPIT Darul Mukmin Diajarkan Membuat Roti Berkualitas, Sekda Siap Bantu Proses Perizinan di Dinas dan Penerbitan Sertifikat Halal

0 0

RADIOAZAM.DI – Ibu-ibu wali murid di semua unit lingkungan Yayasan Darul Mukmin, diberikan ilmu membuat roti, dalam kegiatan workhsop UMKM membuat roti, yang digelar Komite SMPIT Darul Mukmin, Sabtu (17/6/2023).

Kegiatan yang dipusatkan di Graha Azam Yayasan Darul Mukmin itu berlangsung selama dua hari, atau berakhir pada Minggu (18/6/2023) dengan diikuti peserta sebanyak 68 orang dan dilaksanakan secara bergiliran, antara hari pertama 32 orang dan kedua 36 orang. Sehingga peserta tidak hanya dari ibu-ibu wali murid tapi juga masyarakat umum.

Sekda Karimun, M Firmansyah dalam membuka workshop UMKM pembuatan Roti yang digelar Komite bersama SMPIT Darul Mukmin mengatakan, keberadaan Yayasan Darul Mukmin yang membawahi semua unit, sangat dirasakan masyarakat termasuk dirinya, yang juga menitipkan anaknya untuk di didik.

“Saya merasakan bagaiman anak saya juga di didik di sekolah dibawah Yayasan Darul Mukmin ini. Insyallah pemerintah daerah siap mensuport dan siap membantu, jika ibu-ibu ingin mengembangan ilmu dari hasil pelatihan ini, untuk membuat home industri,” ucap M Firmansyah.

Dukungan yang dimaksud adalah, dalam hal perizinan yang tetu adanya di beberapa dinas terkait di Pemkab Karimun, termasuk sertifikat halal bagi home industri agar dapat dibantu untuk dipermudah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SMPIT Darul Mukmin, Trisando mengatakan, ide dari wokrshop membuat roti berasal dari komite dan pihak sekolah, untuk membantu atau mensuport orang-orang tua di Karimun, yang memiliki kemampuan mengolah panganan.

“Sebenarnya ini merupakan program yang sudah direncanakan bersama komite, kemudian dimasukkan dalam rangkaian Milad SMPIT Darul Mukmin ke 10. Mudah-mudahan dari ide ini akan muncul berbagai macam home industri, khususnya dari para wali murid atau masyarakat yang jadi peserta dari workshop hari ini,” harap Trisando.

Dia juga berharap, melalui workshop tersebut agar dapat menjadi langkah awal atau batu loncatan dari para wali murid dan ibu-ibu di Kabupaten Karimun, sehingga kedepannya dapat membuat home industri di rumahnya masing-masing.

“Tentunya akan menjadi pemasukan tambahan untuk ekonomi keluarganya. Karena roti yang dibuat bukan hanya sekedar roti biasa atau roti tawar. Tapi ini roti yang berkualitas dengan berbagaimacam varian ditambah toping yang sangat menggugah selera, jika dibandrol di kisaran Rp5000 sampai Rp10.000,” katanya.

Ketua Komite SMPIT Darul Mukmin, Haslinda Wati yang juga sebagai Ketua Panitia Workshop membuat roti mengatakan, para peserta diajarkan cara membuat roti mulai dari awal sampai akhir sehingga menjadi roti yang berkualitas.

“Pesertanya kita data dari internal dulu di lingkungan Yayasan Darul Mukmin, mulai dari TKIT, SDIT dan SMPIT mengikutsertakan para komite semua unit. Setelahnya kita undang juga dari masyarakat umum,” ujar Haslinda Wati.

Pemateri dari workhsop tersebut merupakan wali murid di SMPIT Darul Mukmin, yang kebetulan memiliki usaha roti dan anaknya sudah lulus dari Darul Mukmin, sehingga dia berniat ingin menularkan ilmu yang sudah ada bagi ibu-ibu wali murid dan masyarakat luas.

“Tujuan kegiatan ini memang sharing limu sebenarnya, berbagi ilmu untuk yang lain. Dengan harapan, agar ibu-ibu bisa membuat usaha sendiri dan dapat dijual. Biar ibu-ibu punya kesibukan dari membuat roti dan punya pemasukan,” ungkapnya.

Maka dari itu kata Haslinda Wati lagi, tindak lanjut dari workshop membuat roti di SMPIT Darul Mukmin adalah, dari ilmu yang didapat bisa diteruskan di rumah. Sehingga tidak perlu lagi membeli roti diluar dan akan lebih higenis serta hemat. Karena mereka sendiri yang tahu bahan dan kebersihan cara pembuatannya.

“Disamping itu, kalau mereka memang minat untuk lanjut berjualan, maka ilmunya bisa diperoleh dari workshop ini. Insyallah kami ajarkan dari nol, tahap demi tahap sampai mereka paham dan akan kami jelaskan semuanya. Selain itu, tadi juga kami sudah sampaikan ke Pak Sekda, agar dapat membantu semua proses perizinan di Dinas termasuk sertifikat halal. Alhamdulillah direspon dengan baik dan bersedia dibantu,” pungkasnya.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *