KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Kafilah Karimun Tak Terpengaruh Atas Kondisi Dewan Hakim Yang Positif Covid

Posisi Sementara Karimun Unggul dan Ada Harapan Juara Umum MTQ Provinsi Kepri

RADIOAZAM.ID – Kafilah Kabupaten Karimun diyakini tidak terpengaruh, dengan kondisi seorang dewan hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kepri positif Covid 19, bahkan posisi sementara saat ini bertengger pada urutan teratas dalam meraih juara umum.

“Kafilah kita tidak terpengaruh meski didapati seorang dewan hakim positif Covid-19. Bahkan untuk hasil sementara saat ini, kafilah Kabupaten Karimun menduduki posisi teratas, ada harapan untuk menjadi juara umum,” ungkap Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim saat dikonfirmasi Selasa sore (22/9).

Dijelaskan Anwar, dewan hakim yang terkonfirmasi positif Covid 19 berasal dari Jakarta, sehingga tidak begitu berpengaruh dengan semangat kafilah Kabupaten Karimun.

“Hanya saja tentu kita harus lebih hati-hati. Terutama untuk keperluan keluar ke suatu tempat harus jelas, kemana tujuannya, keluar dengan siapa dan mau ngapain. Kemarin saat saya mengunjungi pemondokan kafilah Kabupaten Karimun selain memberikan motivasi, juga menekankan hal itu,” ujarnya.

Saat ini, sudah lebih dari 50 persen peserta dari kafilah Kabupaten Karimun telah menyelesaikan pertandingan, sehingga didapati hasil sementara yang membuat Anwar sedikit lega.

“Cabang mana saja yang berhasil menempatkan kafilah kita pada juara satu saya kurang hapal. Tapi ada juga kita dapat juara II, namun kalau ditotal nilai kita lebih tinggi. Makanya saya katakan kafilah Kabupaten Karimun sementara ini berada posisi teratas. Mudah-mudahan sesuai yang diharapkan,dapat mempertahankan juara umum,” harapnya.

Anwar juga sempat memberikan motivasi kepada para kafilah Kabupaten Karimun saat berada di Kota Tanjungpinan pada Minggu kemarin (20/9). Bahkan dia menganjurkan untuk sesering mungkin berkomunikasi dengan keluarga melalui telepon, agar tidak ada kehawatiran dari para orang tua atau masyarakat Karimun, saat para peserta tengah berada di Tanjungpinang yang merupakan zona merah.

Rencananya, kafilah Kabupaten Karimun akan pulang pada Kamis besok (24/9). Sebelum sampai kampung halaman, mereka akan kembali melakukan rapid tes, meski hasil rapid tes yang dikantongi dari Karimun menuju Kota Tanjungpinang masih bisa digunakan.

“Untuk kepentingan dan keamanan kita bersama ke 52 orang peserta yang kita utus, termasuk official atau seluruh rombongan juga kita rapid tes. Karena mereka dari wilayah zona merah,” tutupnya.

Seperti diketahui, seorang dewan hakim pada pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri dinyatakan positif Covid 19. Dewan hakim yang dimaksud berasal dari Jakarta.

Tidak hanya terhadap dewan hakim tersebut, tapi dua pendampingnya juga dinyatakan terkonfirmasi covid, sehingga sudah ditangani medis di RSUP Kepri.

Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah melalui rilis resminya menyebutkan, pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri ke VIII diawasi oleh 200 petugas gabungan, dalam hal ini terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP dan anggota Gugus Tugas, yang bertugas menegakkan protokol kesehatan.

Sebelum pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri ke VIII digelar, terlebih dahulu dilakukan upaya screening terhadap seluruh orang-orang yang terlibat dalam kegiatan itu, seperti panitia penyelenggara, petugas gabungan, Dewan Hakim atau Juri, peserta dan tamu yang diundang.

Dimana tes kesehatan dilakukan dengan metode rapid test dan PCR. Pengambilan swab hanya dilakukan kepada mereka yang berasal dari daerah zona merah.

“Sehingga berdasarkan tindakan yang telah dilakukan, maka berhasil mendeteksi satu orang anggota Dewan Hakim yang terkonfirmasi Covid 19, berikut dua orang pendampingnya. Ketiga orang terkonfirmasi itu telah diambil tindakan medis di RSUP Kepri,” ucap mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun ini.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close