KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Kecamatan Kundur Utara dan Kundur Barat Sudah Diizinkan Belajar di Sekolah, Tinggal Satu Kecamatan Zona Kuning

RADIOAZAM.ID – Kegiatan belajar mengajar dengan cara tatap muka di sekolah kembali di buka untuk Kecamatan Kundur Utara dan Kecamatan Kundur Barat.

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Fajar Horison, mengatakan, diizinkannya belajar tatap muka di dua Kecamatan tersebut untuk Pulau Kundur, setelah dilakukan tracking dari pasien yang terkonfirmasi positif.

“Kecamatan Kundur Barat telah lebih dulu diizinkan belajar tatap muka, sejak seminggu kemarin. Kemudian mulai Senin besok (1/2) Kecamatan Kundur Utara juga sudah mulai diizinkan tatap muka dikelas,” kata Fajar, Minggu (31/1).

Untuk kasus positif di Kecamatan Kundur Utara yang hanya satu orang, yang merupakan pegawai di salah satukantor, sudah dilakukan tracking terhadap 27 orang terdekat. Hasilnya semuanya negatif. Sehingga pembelajaran dikelas kembali diizinkan.

“Kalau untuk Kecamatan Kundur Barat, satu orang pasien positif itu kan meninggal dunia. Dan diketahui tidak terjadi penyebaran di lingkungan keluarganya dari hasil tracking, sehingga diizinkan lebih dulu belajar tatap muka di sekolah seminggu kemarin,” jelas Fajar.

Dikatakan, diberikannya izin terhadap dua Kecamatan tersebut, tidak perlu menunggu rekomendasi perubahan zona dari kuning menjadi hijau. Cukup menunggu hasil tracking maka sudah bisa melakukan belajar tatap muka.

“Kalau sudah didapati bahwa pasien tidak kemana-mana maka tidak menyebar, artinya wilayah itu kan tidak trerjadi transmisi lokal, jadi sekolah bisa kita buka lagi. Kalau misalnya menyebar artinya ada transmisi lokal. Dikhawatirkan sudah kemana-mana,” ungkapnya.

Mengenai dimulainya belajar tatap muka disekolah, tidak ada persiapan khusus yang ditegaskan kepada semua sekolah terhadap dua Kecamatan tersebut. Karena saat dibukanya pada awal Januari kemarin, semua sekolah telah menerapkan protokol kesehatan. Sehingga tinggal melanjutkan dan menerapkan apa yang sudah dilaksanakan.

Sementara untuk Kecamatan Kundur, Fajar mengaku belum ada peralihan status zona kuning menjadi zona hijau. Sehingga belum dibenarkan untuk belajar tatap muka dikelas.

“Kalau zona kuning yang memang sama sekali belum pernah terjadi perubahan, maka kita harus tunggu rekomendasi perubahan menjadi zona hijau, ini terjadi di Kecamatan Kundur. Berbeda dengan dua Kecamatan ini (Kundur Utara dan Kundur Barat), kan kemarin dia awalnya hijau, lalu ada kasus masing-masing satu orang positif. Lalu sudah kosong, dan hasil tracking tidak ada penyebaran, sehingga bisa langsung kita buka sekolahnya,” terang Fajar lagi.

Dengan demikian, zona hijau di Kabupaten Karimun telah bertambah dua Kecamatan setelah sebelumnya hanya lima. Diantaranya adalah Kecamatan Belat, Kecamatan Buru, Kecamatan Kundur Utara, Kecamatan Kundur Barat, Kecamatan Ungar, Kecamatan Moro, dan Kecamatan Durai.

Untuk zona kuning, saat ini hanya satu Kecamatan, yakni Kecamatan Kundur, dan zona oren ada empat Kecamatan berada di Pulau Karimun. Yakni Kecamatan Meral, Kecamatan Karimun, Kecamatan Tebing dan Kecamatan Meral Barat.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close