Breaking News

Kemenhub Disebut Bersedia Kucurkan APBN Untuk Pembangunan Runway Bandara RHA di Karimun, Disetujui Rp78 M

0 0

RADIOAZAM.ID – Pemerintah pusat telah bersedia menganggarkan senilai Rp78 Miliar, untuk menambah panjang landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) di Kabupaten Karimun.

Informasi itu disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Karimun, di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati, Rabu (20/3/2024).

“Saat ini anggaran yang sudah tersedia lebih kurang Rp32 Miliar, dan rencananya akan ditambah lagi oleh Kementerian Perhubungan, kemarin Pak Menteri telepon saya dan telepon Pak Gubernur, menyampaikan bahwa anggarannya jadi Rp87 Miliar,” kata Aunur Rafiq.

Jumlah dana tersebut akan dipergunakan untuk membangun panjang landasan pacu Bandara RHA, menjadi 2000 meter.

Menurutnya, tahun 2024 akan dituntaskan pembangunan penambahan landasan pacu RHA mencapai 2000 meter.

“Sehingga ditargetkan pada awal tahun 2025 insyaallah, sudah bisa mendarat pesawat Boeing 737 di Kabupaten Karimun,” ungkap Aunur Rafiq.

Terkait pembebasan lahan untuk landasan pacu, Aunur Rafiq menyebutkan sudah dibentuk tim terpadu yang didalamnya para aparat penegak hukum seperti Kajari, Kapolres, Dandim, Danlanal.

Menurutnya, tim terpadu sudah menemukan pokok permasalahannya, bahwa tanah bandara tersebut tidak ada masalah lagi, karena status tanah sebelumnya disebut milik orang perorangan, namun ternyata merupakan kawasan hutan lindung itu sudah diputihkan dan itu sudah menjadi tanah milik pemerintah.

“Sehingga tim terpadu sudah memutuskan,bahwa tanah yang digunakan untuk pembangunan landasan pacu tidak bisa diganti rugi, dan tidak bisa diberikan uang kerohiman, tanah itu harus menjadi hak kita dan itu secara hukum sah adalah tanah milik negara,” terangnya.

Dalam waktu dekat, Aunur Rafiq akan mengirimkan surat ke Kementerian dengan tembusan Gubernur Kepri untuk ditandatangani, sebagai maksud untuk memberikan penjelasan bahwa dijamin tidak ada permasalahan, dan dipastikan tidak ada masalah lagi.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri akan tetap fokus dalam menyelsaikan rencana pembangunan, landasan pacu Bandara RHA di Kabupaten Karimun.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Kepala Bandara RHA, Fanani Zuhri yang konsen terhadap rencana pembangunan. Kita yakin bahwa Kabupaten Karimun akan maju ketika entry poinnya terbuka, dan bisa melayani penerbangan pesawat sekelas boeing 737, ataupun pesawat jet pribadi milik para investor, untuk memudahkan mereka berinvestasi di Kabupaten Karimun,” kata Ansar Ahmad.

Sehingga menurutnya, ditargetkan awal tahun 2025 paling lambat sudah dituntaskan pembangunan landasan pacu menjadi 2000 meter.

Jika hal itu sudah terealisasi, maka Pemrpov Kepri juga bisa memecah konsentrasi kepadatan Kota Batam, yang selama ini seluruh warga Karimun yang akan terbang menuju berbagai kota, harus lewat Kota Batam.

“Maka nanti konsentarasi itu akan pecah ketika bandara kita sudah berfungsi dengan baik. Semoga Allah memudahkan urusan kita,” pungkasnya.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *