KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Keputusan Bupati Tuai Aksi Protes di Beberapa Tempat, 4 Titik Isolasi Covid 19 Diprotes Warga Karimun dan Kundur

RADIOAZAM.ID – Warga Karimun mulai melakukan aksi protes atas kebijakan pemerintah daerah, yang menetapkan beberapa titik sebagai tempat isolasi covid 19.

Beberapa titik yang terjadi penolakan atau aksi protes antara lain terjadi di Hotel Taman Kelapa, yang berlokasi di Puakang atau Pasar Lama Kelurahan Tanjungbalai Kota Kecamatan Karimun. Puluhan warga terus berdatangan pada Minggu siang (29/3).

Mereka menolak penetapan Hotel Taman Kelapa sebagai tempat isolasi bagi ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang ke Indonesia.

“Kami menolak kalau disini dijadikan tempat isolasi covid 19,” ucap warga secara beramai-ramai.

Kerumunan massa tampak terus bertambah, dengan tujuan membatalkan keputusan Bupati Karimun Aunur Rafiq yang menetapkan hotel tersebut sebagai tempat isolasi bagi Orang Dalam Pantauan (ODP) yang baru saja pulang dari Malaysia.

Tidak hanya itu, puluhan massa sempat masuk kedalam gedung hotel sambil berteriak tolak, tolak lokasi isolasi Hotel Taman Kelapa.

Aksi protes juga dilakukan oleh masyrakat Sungai Pasir Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral. Mereka menolak keputusan Bupati yang telah menetapkan prasarana sekolah, dalam hal ini SMP Negeri 2 Meral yang dijadikan tempat isolasi covid 19.

Hotel Taman Gembira yang ditetapkan sebagai tempat isolasi covid 19 Pulau Kundur juga tak luput dari protes warga

Protes warga disampaikan dalam bentuk membentangkan spanduk dan didokumentasikan, lalu tak lama mereka membubarkan diri.

Hanya saja menurut warga setempat, jika SMPN 2 Meral tetap dijaikan sebagai lokasi isolasi ODP, maka mereka akan melakukan aksi demonstrasi dengan mengerahkan warga setempat agar protes mereka didengar.

“Hari ini cuma protes dalam bentuk membentangkan spanduk. Tapi kalau penolakan kami ini tidak didengar pemerintah, maka kami akan turun dalam jumlah massa yang banyak,” ungkap warga Sungai Pasir Meral yang enggan disebutkan namanya.

Tindakan protes selanjutnya terjadi di Hotel Erison Kapling, yang merupakan lokasi ODP bagi masyarakat Kecamatan Tebing.

Termasuk juga warga di Pulau Kundur, menolak penetapan bekas Hotel Taman Gembira di Kilometer 7 Kelurahan Tanjungbatu Barat Kecamatan Kundur, sebagai tempat isolasi bagi ODP.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close