Breaking News

Komisi II DPRD Karimun Pantau Pelayanan dan Manageman RSUD M Sani, Pasca Mundurnya Direktur dan Dua Orang Kabid

0 0

RADIOAZAM.ID – Pasca mundurnya direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Zulhadi dari jabatannya beberapa pekan kemarin, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun langsung mengecek kondisi pelayanan pada rumah sakit milik Pemkab Karimun itu, Rabu (27/1).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani dalam memimpin kunjungan ke RSUD Muhammad Sani langsung mendatangi semua pelayanan pasien. Mulai dari pendaftaran, dokter spesialis, ruang cuci darah, UGD dan banyak lagi.

“Pasca terjadinya pengunduran diri pimpinan RSUD Muhammad Sani beberapa hari lalu, kita sempat memanggil beberapa pihak, kita mau agar secepatnya pulihkan kembali pelayanan dirumah sakit itu, dengan tepat waktu, cepat, ramah. Dan itu harus ada, setelah pemanggilan tersebut maka kita langsung turun mengecek pada hari ini, bersama jajaran di Komisi II DPRD Kabupaten Karimun,” kata Nyimas Novi.

Soal kondisi pelayanan atas pengunduran diri Direktur RSUD, Zulhadi, Nyimas Novi mengaku sempat berpengaruh, hal itu didasari dari kebijakan sehingga terjadi kecemburuan sosial.

“Mundurnya Direktur RSUD Muhammad Sani, Zulhadi adalah dimaksud untuk membuat suasana di rumah sakit ini kondusif, itu saja,” ujarnya.

Ketika pimpinan rumah sakit tersebut dijabat oleh seorang Pelaksana Tugas (PLt) dalam hal ini diambil alih oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi, pelayanan sudah mulai membaik dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Sudah kita cek tadi, alhamdulillah sudah mulai berjalan dengan baik,” sebut Nyimas Novi.

Sementara, dari penjelasan PLt Direktur RSUD Muhammad Sani, Rahmadi menyebutkan, saat ini Zulhadi sang mantan Direktur RSUD Muhammad Sani tengah bercuti panjang dan hal itu diperbolehkan. Zulhadi pun disebut tidak pernah mengambil cuti selama menjabat sebagai pimpinan di rumah sakit tersebut.

Pengunduran diri pejabat di manageman RSUD Muhammad Sani ternyata tidak hanya terjadi pada pimpinan, tapi juga terhadap jabatan lainnya sebanyak dua orang. Sehingga ketika Rahmadi dipercaya menjabat sebagai PLt, dia juga meminta kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq untuk sekaligus menunjuk dua pejabat lainnya yang tengah terjadi kekosongan.

Dua jabatan yang sempat terjadi kekosongan adalah Kabid Keuangan, yang kemudian Bupati Karimun Aunur Rafiq mempercayakan jabatan tersebut diisi oleh Kasi Keuangan RSUD Muhammad Sani, Junaidi menggantikan pejabat yang mengundurkan diri. Kemudian Kabid Penunjang digantikan oleh Lisa yang juga berasal dari manageman di RSUD Muhammad Sani.

“Sebetulnya untuk menunjuk manageman dibawah, direktur bisa saja menetapkan, tapi kan jabatan saya adalah PLt, sehingga Pak Bupati yang langsung menunjuk. Alhamdulillah penggantinya juga dari internal, sehingga tidak sulit bagi kami untuk melakukan penyesuaian dan perbaikan. Memang saat penunjukan terhadap dua pejabat baru ini sempat ditolak oleh yang bersangkutan, tapi kita yakin mereka ini mampu,” sebut Rahmadi.

Ketika dua orang pejabat di RSUD Muhammad Sani mengundurkan diri, maka yang bersangkutan kini tercatat sebagai staf biasa dan tetap sebagai pegawai di rumah sakit milik Pemkab Karimun itu.

Turut serta dalam kunjungan tersebut dari jajaran Komisi II DPRD Karimun antara lain Samsul dari Fraksi Golkar, Tahir dari Fraksi Demokrat, Aloysius dari Fraksi PDIP.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *