KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Meski Kasus Positif Covid-19 di Karimun Mulai Bertambah, Belajar di Sekolah Belum Ditutup

RADIOAZAM.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun masih tetap membuka semua sekolah se Kabupaten Karimun, meskipun saat ini kasus positif Covid-19 kembali bertambah.

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Fajar Horison mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih akan menunggu hasil tracing terbaru, atas dua kasus positif baru yang muncul di wilayah Kecamatan Meral. Meski sebelumnya satu pasien positif di Kecamatan Karimun dan telah lebih dulu di isolasi di RSUD Muhammad Sani.

“Belajar tatap muka di kelas sampai saat ini masih tetap lanjut dan belum ada sekolah yang tutup. Hanya saja kita peningkatkan dan memperketat penerapan protokol kesehatan,” ujar Fajar, Jumat (26/3).

Peningkatan dan memperketat protokol kesehatan wajib dilakukan semua sekolah mulai dari jam masuk belajar, sampai siswa pulang sekolah. Termasuk saat pergantian shift wajib menjalankan protokol kesehatan.

Dengan demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun masih akan melihat perkembangan kasus. Jika misalnya terjadi transmisi lokal dan terus bertambah maka tidak menutup kemungkinan sekolah se Pulau Karimun akan ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Masih menunggu rekomendasi dari tim gugus tugas, jika terjadi transmisi lokal yang aktif baru kita tutup,” ucap Fajar lagi.

Disamping itu menurut Fajar, tidak lama lagi siswa di beberapa jenjang pendidikan akan libur otomatis, karena akan ada ujian semester bagi siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) dan siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

“2 April nanti akan ada ujian semester khusus siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP sederajat, sehingga siswa kelas lainnya akan libur. Kemudian lanjut dengan libur puasa Ramadhan,” tambah Fajar.

Untuk itu dia menegaskan kepada para wali murid, agar dapat memperhatikan kondisi kesehatan siswa dan melihat alat kelengkapan protokol kesehatan anak-anak. Jika misalnya kondisi siswa kurang sehat agar tidak berangkat ke sekolah.

“Setiap hari orang tua harus cek dan perhatikan kondisi kesehatan anak, termasuk mengecek alat protokol kesehatan,” pungkasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close