KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Mobil Mantan Dirut PDAM Tirta Karimun Disita Kejaksaan, Diduga Dari Hasil Korupsi

RADIOAZAM.ID – Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun menyita mobil milik mantan Direktur Utama PDAM Tirta Karimun, Indra Santo di kediamannya di Kecamatan Kundur, Selasa kemarin (2/2).

Penyitaan mobil pribadi milik mantan Dirut PDAM Tirta Karimun itu masih terkait dengan kasus korupsi Rp4,9 Miliar yang menjeratnya.

Kasi Pidsus Kejari Tanjungbalai Karimun, Andriansyah mengatakan, saat dilakukan penyitaan tidak ada perlawanan dari pihak keluarga.

“Mobilnya jenis sedan Ford Fiesta warna putih. Kita amankan karena diduga merupakan hasil korupsi yang dilakukannya. Saat ini kami sedang mengusut aliran dana yang dikorupsi Indra Santo, dan salah satunya diduga mobil sedan yang disita itu dari perbuatan tersebut,” jelas Andriansyah, Rabu (3/2).

Menurutnya, istri Indra Santo ikut menyaksikan penyitaan mobil di kediamannya di Tanjungbatu itu. Namun tampak raut muka yang sedih dan berkaca-kaca.

“Kami sampaikan kepada istri Indra Santo agar tidak khawatir, nantinya akan kami kembalikan jika putusan pengadilan memerintahkan untuk dikembalikan. Mobilnya dititipkan di Kantor Kejari Cabang Tanjungbatu,” ujarnya.

Dikatakannya, penelusuran aliran dana korupsi senilai Rp4,9 Miliar oleh Indra Santo akan terus dilakukan. Hanya saja belum didapati fakta baru apakah ada pihak lain atau orang yang ikut menikmati dana korupsi tersebut.

Indra Santo ditahan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun pada 16 Desember 2020 lalu, bersama seorang tersangka lainnya bernama JS Selaku mantan Kabag Keuangan PDAM Tirta Karimun, atas korupsi uang PDAM senilai Rp4,9 Miliar.

Namun keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari sejak 23 November 2020 silam. Tersangka pun kemudian dititipkan di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close