KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Nelayan Asal Karimun Tewas di Perairan Kabupaten Lingga

RADIOAZAM.ID – Seorang nelayan asal Kabupaten Karimun ditemukan telah meninggal dunia saat melaut di perairan Kabupaten Lingga, Minggu (10/1) sekira pukul 06.00 WIB.

Pria yang diketahui bernama Sladi (52) tahun domisili Kecamatan Moro itu terjatuh saat tengah berada diatas kapal cumi KM Cahaya Baru 02, tempatnya bekerja dan tengah berada di perairan Dabo Singkep Kabupaten Lingga.

Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Maswedi menjelaskan, korban terjatuh beberapa jam sebelum ditemukan, dan sempat dicari di sekitar tempatnya terjatuh. Tepat pukul 06.00 WIB, jasadnya ditemukan sudah tidak bernyawa.

Saat jatuh dari kapal, rekan korban sempat mendengar teriakan minta tolong, sehingga berupaya memberikan pertolongan, dengan melemparkan galon ke dekat Sladi, tapi cuaca sangat buruk sehingga ia lambat tertolong dan terombang ambing dihantam gelombang.

Kapal tempatnya terjatuh pun tidak bisa bergerak menuju tempat korban hanyut, karena posisi kapal sedang lego jangkar sehingga kesulitan olah gerak saat cuaca buruk. Sehingga tali jangkar sempat diputuskan untuk segera mencari keberadaan Sladi.

“Tak berapa lama kapal pun bisa bergeser setelah tali jangkar diputuskan secara paksa. Namun setelah berhasil menemukan korban, lalu dinaikkan keatas kapal, ternyata sudah meninggal dunia,” kata Maswedi, Senin (11/1).

Setelah menemukan jasad Sladi, rekan kerja kemudian membawa jasadnya menuju domisili korban tepatnya di Gelugur Kecamatan Moro pada Senin pagi (11/1), dengan menggunakan kapal sebagai sarana mereka bekerja yakni KM Cahaya Baru 02.

Saat tiba di Kecamatan Moro, jasadnya dibawa menggunakan ambulan dari Puskesmas Moro menuju rumah duka, kemudian diantarkan menuju Masjid terdekat untuk di sholatkan.

“Korban merupakan warga asli dari Kabupaten Probolinggo, sehingga proses pemakaman masih menunggu keputusan pihak keluarga, apakah akan di kebumikan di TPU Kecamatan Moro atau akan dibawa ke kampung halamannya di Jawa,” pungkas Maswedi.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close