Breaking News

Nelayan Kecamatan Durai Dinyatakan Hilan 3 Hari, Baru ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

0 0

RADIOAZAM.ID – Sempat dinyatakan hilang beberapa hari saat melaut, seorang nelayan Kecamatan Durai bernama Husaini (46), akhirnya ditemukan namun sudah tidak bernyawa, pada Rabu (14/6/2023).

Husaini sudah dinyatakan hilang sejak Minggu kemarin (11/6/2023), saat ia pergi melaut ke Pulau Buaya Kabupaten Lingga.

Salah seorang saksi yang sempat bertemu korban sebelum dinyatakan hilang yakni Jemain mengatakan, ia sempat bertemu dengan korban saat ia pulang melaut dari Pulau Buaya Kabupaten Lingga, sekira pukul 11.00 WIB.

“Setelah saya bertemu terakhir kali dengan korban, ternyata keluarga sudah tidak bisa berkomunikasi dengan Husaini sejak pukul 18.00 WIB,” sebut Jemain.

Kapolsek Moro, AKP Rizal Rahim mengatakan, setelah mendapatkan laporan tentang adanya nelayan Kecamatan Durai yang hilang, ia langsung melaksanakan koordinasi dengan pihak UPT Dinas Perikanan, serta berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Karimun dan para nelayan se Kecamatan Moro dan Kecamaan Durai, untuk sama-sama melakukan pencarian.

Dari hasil koordinasi itu menurut AKP Rizal Rahim, korban kemudian berhasil ditemukan dan langsung evakasi bersama SAR gabungan.

“Korban ditemukan di perairan Rukau Desa Sanglar Kecamatan Durai, sekitar pukul 07.40 WIB,” sebutnya.

Di jelaskan, dari hasil pemeriksaan visum Et Repertum jenazah oleh tim medis puskesmas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan berupa hantaman benda tumpul, ataupun benda tajam.

“Setelah ditemukan, jenazah korban langsung di bawa ke kediaman yang berada di Desa Sandam Kecamatan Durai,” pungkasnya.(agn)

RADIOAZAM.ID – Sempat dinyatakan hilang beberapa hari saat melaut, seorang nelayan Kecamatan Durai bernama Husaini (46), akhirnya ditemukan namun sudah tidak bernyawa, pada Rabu (14/6/2023).

Husaini sudah dinyatakan hilang sejak Minggu kemarin (11/6/2023), saat ia pergi melaut ke Pulau Buaya Kabupaten Lingga.

Salah seorang saksi yang sempat bertemu korban sebelum dinyatakan hilang yakni Jemain mengatakan, ia sempat bertemu dengan korban saat ia pulang melaut dari Pulau Buaya Kabupaten Lingga, sekira pukul 11.00 WIB.

“Setelah saya bertemu terakhir kali dengan korban, ternyata keluarga sudah tidak bisa berkomunikasi dengan Husaini sejak pukul 18.00 WIB,” sebut Jemain.

Kapolsek Moro, AKP Rizal Rahim mengatakan, setelah mendapatkan laporan tentang adanya nelayan Kecamatan Durai yang hilang, ia langsung melaksanakan koordinasi dengan pihak UPT Dinas Perikanan, serta berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Karimun dan para nelayan se Kecamatan Moro dan Kecamaan Durai, untuk sama-sama melakukan pencarian.

Dari hasil koordinasi itu menurut AKP Rizal Rahim, korban kemudian berhasil ditemukan dan langsung evakasi bersama SAR gabungan.

“Korban ditemukan di perairan Rukau Desa Sanglar Kecamatan Durai, sekitar pukul 07.40 WIB,” sebutnya.

Di jelaskan, dari hasil pemeriksaan visum Et Repertum jenazah oleh tim medis puskesmas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan berupa hantaman benda tumpul, ataupun benda tajam.

“Setelah ditemukan, jenazah korban langsung di bawa ke kediaman yang berada di Desa Sandam Kecamatan Durai,” pungkasnya.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *