KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Nurdin Basirun Mantan Gubernur Kepri Ulang Tahun ke 64, Keluarga dan Masyarakat di Kepri Sampaikan Doa

Ketika Sang Istri Ingin Berjumpa

RADIOAZAM.ID – Sosok mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sampai saat ini masih tetap dirindukan masyarakat Kabupaten Karimun dan Kepri pada umumnya, hal itu terbukti disaat hari ulang tahunnya ke 64
pada 7 Juli 2021 ini, postingan uacapan ulang tahun bersliweran di berbagai media sosial.

Hal itu juga dilakukan oleh keluarga besar Nurdin Basirun mulai dari istri beserta keluarganya di Singapura, termasuk keluarga Nurdin yang ada di Kabupaten Karimun dan Kepri pada umumnya. Yang membuat bingkai khusus ucapan ulang tahun, dan menyertakan foto sosok pria kelahiran Kecamatan Moro Kabupaten Karimun pada tahun 1957 itu.

Tak terkecuali ucapan spesial dari sang istri tercinta Nurdin Basirun, Noorlizah Nurdin, yang juga turut memposting ucapan ulang tahun ke 64 bagi suaminya di facebook. Seraya menyertakan foto mereka berdua saat momen ulang tahun beberapa tahun silam.

“Doa saya, semoga beliau, Nurdin Basirun sabar menjalani semua ini. Tetap jaga diri dan semoga Allah melindungi beliau dari marabahaya, khususnya jauh dari Covid,” ucap Noorlizah melalui pesan yang disampaikan kepada Radioazam.id, Rabu (7/7).

Dalam kesempatan itu Noorlizah Nurdin juga berpesan kepada suaminya, agar tetap hati-hati, karena dia menilai tidak semua orang suka dengan suami ataupun keluarganya, sampai-sampai dimomen spesial justru keluarga harus berjauhan dengan sosok mantan Gubernur Kepri itu.

Noorlizah juga sangat berharap agar Nurdin Basirun segera bisa berkumpul dengan keluarga, meneruskan kehidupan bersama-sama yang sempat tertunda.

Kendala yang dihadapi saat ini kat Noorliza, biaya yang harus dikeluarkan sangat besar dan pemerintah negara Singapura memberlakukan aturan, bahwa yang keluar masuk harus membayar biaya karantina sebesar 2000 Dollar Singapura.

Biaya segitu menurutnya, akan lebih bermanfaat jika dialokasikan untuk santunan bagi yang memerlukan. Sehingga keinginan untuk menjenguk suaminya, masih akan terus tertunda dan keluarga akan terus bersabar sampai masanya tiba.

“Harapan saya agar cepat berkumpul bersama anak-anak dan cucu. Meneruskan kehidupan yang terhenti oleh musibah ini,” ungkapnya.

Noorlizah juga mengaku, sejak wabah Covid-19 berlangsung hingga saat ini, keluarga di Singapura dan Indonesia belum sempat menjenguk Nurdin Basirun. Namun dia menilai hal tersebut tentu ada hikmahnya bagi mantan Gubernur Kepri itu.

“Keluarga tetap bersabar meski karena Corona tidak bisa menjenguknya. Ya ada hikmahnya juga, paling tidak bapak (Nurdin Basirun) tidak pusing menghadapi pandemic corona virus ini,” ujarnya lagi.

Sementara itu, pendukung setia Nurdin Basirun di Karimun maupun di Kepri pada umumnya, mengaku sangat rindu dengan sosok kepemimpinan putra terbaik dari Kabupaten Karimun itu.

“Sosok pemimpin yang merakyat, sangat kami rindukan, apa lagi kondisi seperti sekarang ini ternyata tidak ada yang sama seperti sosok Nurdin Basirun, cepat dan tanggap akan kondisi sulit yang diharapi rakyatnya semasa menjabat Gubernur Kepri,” ungkap Ketua DPC PKB Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani.

Bahkan, Nyimas Novi sempat membuatkan puisi bagi Nurdin Basirun, menggambarkan sosok kepribadian sang pemimpin, yang begitu dirindukan dan dekat dengan rakyat. Beberapa tahun tak berjumpa dan tak pernah berdiskusi, membuat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun ini merasa sangat perlu motivasi dan sumbang saran dari mantan Gubernur Kepri itu.

“Semoga Bang Din (sapaan akrab Nurdin Basirun) tetap sehat dan kuat. Tujuh, tujuh lima tujuh, deretan angka ini akan selalu kami ingat,” ucap Nyimas Novi mengisyaratkan tanggal bulan dan tahun kelahiran Nurdin Basirun.

Seperti diketahui, mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat ini masih menjalani masa tahanan di Lapas Suka Miskin Bandung. Atas kasus gratifikasi yang menjeratnya sejak beberapa tahun lalu.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close