KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Nyimas Novi Usulkan Kapal Pemadam Kebakaran Kawasan Pesisir

RADIOAZAM.ID – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Nyimas Ujiani mengusulkan pengadaan pemadam kebakaran berupa armada kapal, yang bisa memadamkan api di kawasan padat penduduk wilayah pesisir.

Usulan itu disebut Nyimas Novi, karena mengingat peristiwa kebakaran pada Sabtu pekan kemarin (6/3), di kawasan Kelurahan Meral Kota Kecamatan Meral, merupakan padat penduduk dan wilayah pesisir. Sehingga mobil pemadam sulit menjangkau.

“Saat saya cek ke lokasi kebakaran, memang kapal pemadam kebakaran yang cocok memadamkan api ketika
kebakaran terjadi di kawasan pesisir. Artinya, kalau apinya dijangkau pakai kapal pemadam pasti bisa diatasi. Karena kapal dilengkapi mesin dan pompa yang bisa menyedot air dari laut,” sebut Nyimas Novi, Kamis (11/3).

Menurutnya, kebutuhan kapal untuk sarana pemadam kebakaran dinilai sangat diperlukan. Sehingga pemerintah daerah harus cepat tanggap.

“Jangan ada lagi kebakaran yang meluas seperti peristiwa yang menghanguskan enam pintu kontrakan, dua rumah pribadi, satu gudang dan dua kapal di kawasan pesisir Kecamatan Meral kemarin,” harap Nyimas Novi.

Apa lagi kata dia, saat musim kemarau tiba, potensi kebakaran akan lebih besar. Sehingga perlu tindakan cepat.

Tidak hanya itu, sosialisasi bencana bagi masyarakat juga dinilai sangat penting untuk dilakukan. Terlebih saat musibah kebakaran terjadi, masyarakat harus bisa peka dan spontan menyelamatkan diri dan anggota keluarganya.

“Ketika panik, biasanya masyarakat kelabakan cari kunci untuk melarikan diri dari musibah. Nah itu perlunya sosialisasi. Belum lagi dengan kondisi mati lampu, untuk mencari kunci pintu dipastikan kesulitan. Maka dari itu sosialisasi kepada masyarakat sangat penting,” ujarnya.

Seperti diketahui, enam rumah ludes diamuk sijago merah, dalam kebakaran yang terjadi di kawasan pelantar Kelurahan Meral Kota Kecamatan meral, Sabtu dini hari (6/3) sekira pukul 01.30 WIB.

Rumah susun yang hangus itu diketahui milik Limbungseng alias Aseng (75). Saat kejadian kebakaran, didapati satu keluarga yang diketahui mendiami rumah susun tersebut tengah tertidur pulas.

Beruntung sang kepala keluarga bernama Alfian (49) menyadari adanya kobaran api, dan langsung membangunkan semua anggota keluarganya untuk segera keluar menyelamatkan diri. Semua anggota keluarganya dipaksa melompat kelaut karena sudah tidak sempat lagi untuk naik kedarat.

Pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekira satu jam lamanya api berkobar, atau tepat pada pukul 02.20 WIB, berupa satu unit mobil pemadam kebakaran dari Satpol PP, dengan dibantu oleh truk air bersih milik masyarakat.

Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, melalui Pelaksana Harian (PLh) Kapolsek Meral, IPTU Rustam Silaban membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB, berkat kerjasama masyarakat bersama tim pemadam,”
kata Rustam.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close