KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Orang Tua Siswa di Karimun Dapat Subsidi Pulsa Dari Masing-Masing Sekolah

RADIOAZAM.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun mulai menerapkan subsidi pulsa bagi orang tua wali murid, yang harus diperuntukkan dalam pembelian paket internet. Sehingga bahan-bahan belajar dirumah akan dikirim oleh guru melalui ponsel ke nomor orang tua siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim, melalui Kabid Pembinaan Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Sugito mengatakan, karena kegiatan belajar mengajar saat ini dilakukan dirumah, dengan dipandu oleh guru dan diajarkan oleh orang tua masing-masing siswa, maka materi yang diberikan oleh orang tua, merupakan bahan yang dikirim guru melalui ponsel.

Menurut Sugito, subsidi pulsa paket internet untuk orang tua siswa, diatur didalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 19 tahun 2020, tentang perubahan aturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 8 tahun 2020 tentang Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

“Mengenai besaran pulsa yang akan diberikan kepada para orang tua siswa, tergantung kesanggupan masing masing sekolah. Tapi dasar aturannya sesuai dengan Peraturan Menteri itu tadi, dimana juknisnya (petunjuk teknis) sekarang adalah belajar dari rumah,” ujar Sugito baru-baru ini.

Disebutkan Sugito, memang didalam juknis tidak disebutkan berapa besaran minimal yang diharuskan setiap sekolah, dalam memberikan pulsa kepada orang tua siswa. Namun Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun menyarankan agar nominal pulsanya hanya sebesar Rp50.000.

“Tapi tidak semua orang tua siswa mendapatkan pulsa. Karena bisa saja ada orangtua yang tidak memiliki telepon seluler android. Sehingga yang tidak mendapatkan pulsa untuk paket internet, maka bahan pembelajaran akan dikirim langsung ke rumah-rumah siswa,” terang Sugito lagi.

Sedangkan anggaran untuk pembelian pulsa paket internet itu, dikeluarkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Bagi siswa yang bahan pembelajarannnya diantarkan langsung kerumah masing-masing, maka biaya pulsa yang tetap dianggarkaan dijadikan dana operasional untuk pengantaran bahan belajar,” ungkapnya.

Dengan kata lain, bagi yang tidak memiliki ponsel atau tidak ada sinyal internet, maka dianggarkan untuk biaya transportasi pengantaran materi belajar, bisa menggunakan jasa ojek atau langsung diantar pihak sekolah kerumah siswa.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close