KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Para Pejabat dan Tenaga Kesehatan di Karimun Mulai Disuntik Vaksin

Kapolres, Dandim Danlanal Telah Lebih Dulu Sisuntik

RADIOAZAM.ID – Pencanangan penyuntikan vaksin untuk Covid-19 mulai dilakukan Pemkab Karimun, di Gedung Serbaguna Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Sabtu (30/1).

Para pejabat pun dihadirkan untuk disuntik vaksin, mulai dari Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Wabup Karimun Anwar Hasyim, Sekda Karimun M Firmansyah, Asisten I M Tang, Asisten III Fajar Horison, dan beberapa kepala Organisasi Pemkab Karimun.

Dalam penyuntikan tersebut, dilakukan screening kesehatan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan layak disuntik vaksin atau tidak. Namun cukup banyak diantara mereka yang tidak bisa dilakukan suntik vaksin, karena faktor kesehatan dan rata-rata karena faktor hipertensi.

Mereka yang ternyata terhalang oleh tekanan darah yang tinggi diatas 145 diantaranya, Bupati Karimun Aunur Rafiq, M Firmansyah, bahkan Asisten I M Tang mencapai 180. Sementara Wabup Karimun Anwar Hasyim faktor usia lewat dari 59 tahun, sehingga tidak dapat disuntik.

Namun ada pula beberapa pejabat yang lolos pemeriksaan kesehatan, sehingga dilakukan disuntik vaksin, diantaranya Asisten III Fajar Horison, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tejaria, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi dan beberapa pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, dirinya sejatinya ingin ikut disuntik, tapi karena tekanan darah yang menghalani dan tidak dibolehkan untuk ikut divaksin.

“Saya tadi sudah ikut cek kesehatan sebelum divaksin, ternyata tekanan darah diatas 145, sama seperti Sekda, M Firmansyah juga tidak bisa, sehingga batal disuntik vaksin,” ujar Rafiq.

Dia berharap nantinya ada vaksin yang sesuai untuk penyakit bawaan dalam hal ini seperti hippertensi serta usia lanjut. Sehingga nantinya semua warga Kabupaten Karimun dapat disuntik vaksin sesuai dengan kategori kondisi kesehatan yang dialami.

Disebutkan Rafiq, dalam pencanangan tersebut, para tokoh agama, tokoh adat, tim medis dan pejabat daerah, sengaja dihadirkan untuk turut serta disuntik vaksin. Sebagai contoh dan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat.

“Ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Sehari sebelumnya, Jumat kemarin (29/1) para pimpinan FKPD dari unsur kepolisian dan TNI di Karimun juga telah lebih dulu disuntik vaksin, mereka tidak bisa hadir hari ini karena dinas luar. Artinya mereka telah lebih dulu memberikan contoh disuntik vaksin,” ucapnya.

Setelah pencanangan itu, seluruh fasilitas kesehatan di 13 Puskesmas di 12 Kecaamtan se Kabupaten Karimun, serta dua rumah sakit milik pemerintah daerah dan swasta sudah dapat melakukan penyuntikan vaksin, terhadap para tim medis di semua fasilitas tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Penyuntikan vaksin terhadap pimpinan FKPD mulai dilakukan, Jumat (29/1), dipusatkan di Gedung Serbaguna Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani.

Pada impinan FKPD yang disuntik vaksin antara lain, Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan bersama istri Ny Moda Adenan, Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Maswedi, bersama Ny Dewi Agustina Maswedi. Kemudian Dandim 0317 Tanjungbalai Karimun, Letkol Inf Denny, dan terakhir Kajari Karimun, Rahmad Azhar.

Dalam penyuntikan vaksin secara perdana tersebut, dilakukan dalam empat tahap. Diawali dengan pendaftaran, lanjut ke pengecekan kesehatan, kemudian penyuntikan vaksin terhadap penerima, setelahnya tahapan terakhir adalah observasi.

Digelarnya penyuntikan vaksin lebih awal oleh untur pimpinan instansi vertical tersebut, karena ada beberapa diantaranya akan melakukan perjalanan dinas, sehingga dikhawatirkan tidak dapat ikut serta dalam pencanagan penyuntikan vaksin secara perdana, yang digelar oleh Pemkab Karimun.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close