KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Pasar Teluk Uma Jadi Nominator Penilaian Lomba Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Tingkat Nasional

RADIOAZAM.ID – Pasar Teluk Uma di Kecamatan Tebing menjadi satu-satunya pasar di Kabupaten Karimun, yang ikut penilaian atau nominasi dalam lomba penilaian pasar aman dari bahan berbahaya tingkat Nasional tahun 2021.

Penilaiannya dimulai pada Kamis pagi (15/4), dengan dihadiri oleh tim penilai, diantaranya Koordinator Bidang Kemitraan Mikro Kecil KKP Tri Arga Wikandono, Fungsional Analisis Kebijakan Ahli Muda Kemendagri Santi Laria, Analisis Perdagangan Ahli Madya Kemendagri Muh. Anwar Ahcmad, dan Koordinator Pemberdayaan Organisasi dan Kemasyarakatan PMPU sekaligus Ketua Tim Juri Ratna Wulandari.

Pelaksana Harian (PLh) Bupati Karimun Muhammad Firmansyah yang turut hadir pada pembukaan penilaian lomba pasar aman dari bahan berbayaha tingkat Nasional tahun 2021 itu mengatakan, lomba pasar sehat ini tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa kerjasama dari semua pihak.

“Tentunya lomba pasar sehat ini perlu proses dan usaha yang terintegritet serta bersinegri dengan seluruh stakeholder yang ada. Kami juga mengucapkan selamat datang kepada tim penilai, kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Karimun ini juga adalah dalam rangka meneliti atau menguji Pasar Teluk Uma, sebagai nominasi pasar sehat dari bahan berbahaya,” ujar Firmansyah.
Firmansyah berharap, Pasar Teluk Uma dapat menjadi panduan atau contoh, sehingga seluruh pasar yang ada di Kabupaten Karimun dapat mencontoh dari apa yang telah dilakukan. Agar semua pasar dapat menjadi sehat dan terhindar dari bahan berbahaya.
Sementara itu, Ketua tim juri dalam penilaian tersebut, Ratna Wulandari mengatakan, pasar sehat, bersih dan aman dari bahan berbahaya sangat menguntungkan penjual dan pembeli.
“Bagi penjual yang ada di dalam pasar sehat, bersih, dan aman dari bahan berbahaya, keuntungan yang didapat banyak sekali. Salah satunya adalah, pembeli atau konsumen yang semakin ramai datang ke pasar. Bagi konsumen, dengan berbelanja di pasar sehat akan terbebas dari racun atau bahan berbahaya yang dapat merusak organ tubuh,” katanya.
Dikatakan Ratna, program pasar sehat adalah milik bersama dan bukan hanya milik pemerintah. Artinya, komunitas pasar dan masyarakat punya andil dalam menyukseskan pasar sehat.
“Kunci sukses keberhasilan program percontohan pasar aman dari bahan berbahaya ini adalah, konsistensi dan kesinambungan dari peran petugas pasar. Mulai dari Dinas Kesehatan Kabupaten, Badan POM, serta Kemenkes,” pungkasnya.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close