KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Pasien Positif Covid Dapat Rp1 Juta dan Meninggal Dunia Rp3 Juta Dari Provinsi, Hanya Untuk Masyarakat Tak Mampu

RADIOAZAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepri meluncurkan program bantuan bagi masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19, dengan nominal mencapai Rp3 juta untuk yang meninggal dunia, dan Rp1 juta untuk pasien yang dalam perawatan.

Peluncuran program bantuan itu dilakukan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di Kantor Gubernur Kepri, Dompak Tanjungpinang, Senin (9/8).

Dikatakan Ansar, bantuan tersebut tertuang didalam Peraturan Gubernur Kepri nomor 31 tahun 2021, tentang petunjuk pelaksanaan bantuan sosial kepada keluarga terkonfirmasi Covid-19.

“Bantuan sosial ini seiring dengan diberlakukannya PPKM level III dan level IV di Provinsi Kepulauan Riau. Memang pandemi saat ini bukan hanya berdampak pada kesehatan. Tetapi juga pada ekonomi masyarakat, yang paling nyata adalah menurunnya daya beli masyarakat,” kata Ansar.

Adapun kriteria penerima bantuan sosial dari Pemprov Kepri antara lain, keluarga positif Covid-19 yang memiliki pendapatan harian, kepala keluarga yang terkena PHK, lansia, disabilitas, dan keluarga rentan miskin.

“Jumlah masing-masing penerima adalah Rp1 Juta untuk keluarga yang terkonfirmasi Covid-19, serta Rp3 Juta untuk anggota keluarga yang meninggal dunia akibat Covid-19. Bantuan juga diberikan langsung kepada keluarga tidak mampu yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga ketika mereka menjalani isoman selama 14 hari tidak akan keluar rumah lagi untuk mencari biaya hidup sehari-hari,” ungkap Ansar.

Dengan demikian kata Ansar, tidak semua masyarakat menerima bantuan, hanya yang sesuai dengan kriteria yang disebutkan, akan menerima program tersebut.

Masyarakat yang tidak terdata di Dinas Sosial Provinsi Kepri, maka akan menginstruksikan ke Dinas Sosial masing-masing Kabupaten Kota, untuk dapat melakukan verifikasi bagi yang bersangkutan mengenai kelayakan untuk mendapatkan bantuan.

Sedangkan syarat yang harus dilampirkan oleh calon penerima bantuan sosial antara lain, salinan Kartu Tanada Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), buku rekening bank, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT atau RW di masing-masing wilayah.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close