KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Pelaku Pengrusakan SMAN 1 Karimun Kembali Berulah, Curi Bunga Keladi di 10 Rumah Lalu Ditangkap Polisi

RADIOAZAM.ID – Setelah mengobrak abrik SMA Negeri 1 Karimun beberapa bulan lalu, kini beberapa bocah pelaku pengrusakan fasilitas pendidikan itu kembali berulah dan kembali ditangkap Polisi.

Dua orang dari pelaku pengrusakan SMA Negeri 1 Karimun itu kini berkomplotan dengan satu orang dewasa, mereka mencuri bunga yang sedang hits yakni keladi merah milik siapa saja yang bisa dicurinya. Namun aksi mereka tak berjalan mulus dan berhasil ditangkap Satreskrim Polres Karimun.

Ketiga pelaku antara lain FK (16), GR (16) dan satu orang dewasa bernama EH (39). Kedua pelaku dibawah umur itu merupakan eksekutor pencurian bunga-bunga jenis keladi milik warga, atas perintah pelaku bernama EH.

“Dua pelaku dibawah umur mencuri bunga keladi dengan cara mencabutnya dari pot, atas suruhan EH. Menurut pengakuan mereka, sudah 10 kali mencuri keladi di rumah-rumah warga, tapi masih kita kembangkan, karena perbuatannya sudah kerap dilakukan,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, Kamis (11/2).

Aksi pencurian mereka terakhir kalinya pada 9 Februari 2021 kemarin, berlokasi di pekarangan rumah warga di sekitar Telaga Riau Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun.

“Pelaku yang masih dibawah umur ini diupah oleh pelaku EH sebesar Rp15.000 untuk setiap kali mencuri keladi. Lalu hasil curian tersebut dijual dengan harga tinggi,” kata Adenan.

Sementara, Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono menyebutkan, dua pelaku dibawah umur sudah kerap berurusan dengan polisi atas berbagai macam tindak kejahatan yang mereka lakukan. Sehingga akan tetap dimasukkan kedalam sel tahanan.

“Kedua pelaku dibawah umur ini sudah tidak bisa lagi diversi, karena perbuatannya melakukan kejahatan sudah berulang kali. Bahkan keduanya pernah terlibat dalam pengrusakan fasilitas sekolah di SMA Negeri 1 Karimun beberapa waktu lalu,” jelas Herie.

Barang bukti yang diamankan adalah sejumlah bunga keladi mereah hasil curian dari para tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku yang masih dibawah umur bernama FK dan GR dikenakan pasal 363 KUHpidana, sedangkan pelaku EH dikenakan pasal berlapis 363 jo pasal 55.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close