KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Pemkab Karimun Tanggung Biaya Perbaikan Rumah Warga Yang Rusak Kena Angin Puting Beliung

RADIOAZAM.ID – Pemerintah Kabupaten Karimun dipastikan akan mengganti biaya perbaikan korban puting beliung, yang terjadi di Pulau Karimun beberapa hari lalu.

Langkah awal rencana penggantian biaya tersebut, telah dilakukan penghitungan dan pendataan oleh Dinas Sosial Kabupaten Karimun, dengan mensinkronkan data yang ada dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Karimun.

Ketua Tagana Kabupaten Karimun, Dedi mengatakan, dari data yang telah direkap Tagana, terdapat 78 unit rumah yang mengalami kerusakan, akibat diterjang angin puting beliung pada Selasa dini hari kemarin (10/11).

“Total data yang ada 78 unit rumah atau bangunan,” kata Dedi.

Untuk sementara, bantuan yang telah disalurkan baru berupa makanan. Dan terus menyusul bantuan lainnya untuk kebutuhan para korban.

Pendataan yang dilakukan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU dan Tata Ruang) Pemkab Karimun, telah melakukan pendataan dalam menghitung kerugian.

Saat ini, kondisi seluruh korban terdampak dalam keadaan sehata. Tidak ada yang mengungsi, melainkan mereka menumpang pada rumah saudaranya dari lokasi terdekat.

“Para korban menumpang di rumah-rumah saudaranya, jadi tidak ada yang mengungsi.

Diberitakan sebelumnya, musibah angin puting beliung menerjang dua Kecamatan di Pulau Karimun, teptnya di Kecamatan Tebing dan Kecamatran Meral, Selasa dini hari (10/11) sekira pukul 03.00 WIB.

Dari Kecamatan Meral, lokasi persis terjadi di Batu Lipai Kelurahan Baran Timur dan di Baran I Kelurahan Baran Barat.

Kondisi rumah warga rusak parah, atap berterbangan dan tiang listrik tumbang. Mengakibatkan aliran listrik padam hingga pagi ini.

Sementara, di wilayah Kecamatan Kecamatan Tebing angin puting beliung menerjang rumah warga tepatnya di Kelurahan Harjosari. Ada dua RT yang terdampak dan mengakibatkan sembilan rumah porak poranda. Tepatnya di RT 001 RW 003 dan RT 002 RW 003.

Ketua RT 001 RW 003 Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing, Edi Susanto mengatakan, di wilayahnya ada enam rumah yang rusak, keenam rumah itu merupakan kawasan perumahan Catalia. Atap dapur dan atap teras warga terbang.

“Di wilayah saya rata-rata cuma atap atau plafon yang terbang,” jelas Edi.

Kerusakan parah terjadi di RT tetangganya, tepatnya di RT 002 RW 003, dari tiga rumah yang rusak, dua diantaranya rusak parah dalam kondisi porak poranda.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close