Breaking News

Pemuda Bukit Centai Bakal Nyalakan 3000 Lampu Colok Saat Ikuti Lomba, Hidupkan Lagi Tradisi Yang Lama Menghilang

0 0

RADIOAZAM.ID – Ikatan Pemuda Bukit Centai di Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Meral, dipastikan ikut ambil bagian dalam lomba lampu colok dan lampu hias, dalam menyemarakkan akhir Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah di Kabupaten Karimun.

Mereka menargetkan akan menyalakan 3000 lampu minyak, berlokasi di samping Jalan Poros persis pada jalan masuk menuju Bank Sampah Madani, yang masih merupakan wilayah Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Meral.

Berbagai persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum puasa Ramadhan, dengan mencari bahan berupa kayu untuk tiang, bambu, dan sebagainya, seluruh kalangan turut berpartisipasi dalam menyukseskan keikutsertaan lomba tersebut.

Ketua Ikatan Pemuda Bukit Centai, Ade Juandi mengatakan, kurang dari 10 hari masa penilaian persiapan yang dilakukan sudah 50 persen, dan dipastikan akan selesai hingga waktu penilaian dilakukan.

“Target kami sektiar 3000 lampu pelita atau lampu colok yang dinyalakan. Sekarang masih berproses, mudah mudahan kalau tidak ada halangan dan cuaca bagus pasti selesai sebelum penilaian. Keindahannya sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh dinas yang menyelenggarakan lomba,” sebut Ade Juandi.

Menurutnya, dibutuhkan empat drum minyak solar yang akan digunakan sebagai bahan bakar dalam menyalakan 3000 lampu colok tersebut.

Adapun spesifikasi dari lampu colok yang dibuat, memilii tinggi mencapai 12 meter sampai pada titik tertinggi menyalanya lampu. Ditopang oleh 16 kayu berukuran besar, serta dua truk kayu untuk rangka yang akan disiapkan seindah mungkin.

Masyarakat setempat pun sangat mendukung keikutsertaan pemuda dalam membuat lampu colok, sehingga setiap kepala keluarga (KK), tidak mempersoalkan adanya iuran yang akan dipergunakan dalam menunjang 3000 lampu yang akan dinyalakan. Begitu juga bagi pemilik lahan, yang merelakan tanahnya digunakan dalam mengikuti lomba tersebut.

Para pemuda dan warga secara keseluruhan sangat bersemangat dalam mengikuti lomba kali ini, karena baru tahun ini kembali digelar setelah tiga tahun berturut-turut memang tidak diadakan lomba, karena pandemi Covid-19.

“Motivasi kami dalam mengikuti lomba lampu colok ini adalah, ingin merasakan kemeriahan tahun ini, tentunya lebih berbeda dari tahun kemarin. Kalau menang itu bonus dan yang penting meriah dulu semarakkan Ramadhan serta sambut hari raya Idul Fitri, dalam menghidupkan tradisi yang sempat hilang,” sebutnya.

Ade Juandi juga meminta agar Dinas Periwisata selaku penyelenggara lomba lampu colok, dapat terus menggelar lomba tersebut secara rutin tiap tahunnya, dengan hadiah yang lebih menarik lagi.

Sementara itu, Pembina Ikatan Pemuda Bukit Centai Kelurahan Sungai Raya KecamatanMeral, Jais menambahkan, lomba lampu colok yang diikuti merupakan inisiatif para pemuda. Sehingga dia pun memberikan dukungan penuh atas rencana tersebut. “Lampu colok ini sebenarnya motivasinya besar sekali, yaitu untuk memeriahkan kampung kita sendiri, terutama kampung bukit centai. Disamping itu, supaya ada aktifitas pemuda bukit centai ini. Memang itu salah satu motivasi selain bercita-cita ingin merebut jadi juara,” sebutnya.

Dijelaskan Ajis, terdapat beberapa kesuitan yang dihadapin namun dapat diatasi, dengan bermodalkan kebersamaan dan kekompakan. Seperti salah satunya adalah mencari kayu sepanjang tujuh atau delapan meter, di lahan milik warga melalui proses perizinan yang legal.

“Artinya kayu yang kami gunakan sebanyak ini tetap ikut sesuai prosedur, meminta izin melalui tokoh masyarakat, RT dan RW. Karena sifatnya bukan untuk bisnis maka diperbolehkan,” katanya.

Kesulitan berikutnya mengenai bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan jenis solar, namun tidak dapat dibeli dengan jumlah banyak dan dibatasi, hanya dapat dibeli satu kali sehari. Sehingga terpaksa mengumpulkan minyak dari hasil membeli menggunakan kendaraan roda empat, sampai jumlahnya mencukupi masih terus dibeli menjelang penilaian dimulai.

“Oleh karena itu saya mengharapkan kepada pemerintah, agar ditahun depan dapat memikirkan maslaah BBM yang tidak dapat dibeli secara berulang-ulang ini di SPBU. Maka kami minta agar pemerintah dapat mengalokasikan jatah solar untuk keperluan lampu colok, kan bukan untuk bisnis dan dibeli pun sesuai kebutuhan empat sampai lima drum. Sehingga setiap yang sudah terdaftar tentunya dapat membeli minyak sesuai kebutuhan, setelah daftar harus ada surat rekomendasi bahwa ikut lomba lampu colok maka diizinkan beli minyak solah jumlah banyak,” pungkasnya.(agn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *