KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

Perayaan Imlek di Karimun Tanpa Open House dan Tak Ada Cap Gou Meh

RADIOAZAM.ID – Perayaan tahun baru China 2572 atau Imlek tahun 2021, yang akan berlangsung pada Jumat berok (12/2) bagi umat Budha, dipastikan akan berlangsung sangat sederhana tanpa ada open house dan tidak ada perayaan Cap Gou Meh.

Keputusan itu disepakati saat digelarnya rapat bersama masyarakat dan tokoh Tionghoa Kabupaten Karimun, dan aparat TNI Polri yang difasilitasi Pemkab Karimun di ruang rapat Cempaka Putih Kantor Bupati, Selasa (9/2).

“Sebagaimana kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat bersama, maka perayaan Imlek tidak akan ada open house, serta tidak penyelenggaraan ibadah dalam mengumpulkan orang banyak,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dengan demikian lanjut Rafiq, perayaan Imlek hanya dilaksanakan secara sederhana tanpa adanya keriuhan, karena harus lebih mengutamakan ibadahnya.

“Bahkan perayaan Cap Gou Meh juga ditiadakan, untuk mencegah agar tidak ada klaster baru Covid-19,” jelas Rafiq.

Selama liburan perayaan Imlek, para pegawai negeria tau Aparatur Sipil Negara (ASN) jika ditegaskan untuk tidak berpergian keluar kota. Guna mengantisipasi adanya klaster baru seusai berpergian keluar kota.

“Kita khawatir terjadi klaster baru jika sepulangnya dari luar kota, apa lagi daerah yang kasus Covid-19 cukup tinggi, atau dari zona merah,” tegas Rafiq.

Dikatakan Rafiq, saat ini Kabupaten Karimun tengah menunjukkan angka penurunan kasus positif Covid-19 yang sangat signifikan. Sehingga dia meminta kepada masyarakat agar sama-sama berkomitmen dalam menjaga dan mematuhi protokol kesehatan, dalam memutus penyebaran virus tersebut.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close