KARIMUNSEPUTAR KEPRITERKINI

PKK Kecamatan Tebing Gelar Layanan Kesehatan Posbindu, Vaksinasi Lansia dan Tes IVA di Desa Pongkar, Kerjasama Dengan Puskesmas Tebing

RADIOAZAM.ID – Tim Penggerak PKK Kecamatan Tebing menggelar layanan kesehatan bagi masyarakat Desa Pongkar Kecamatan Tebing, dengan memusatkan pemeriksaan pada tiga prioritas, di Balai Desa Pongkar, Senin (29/11).

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tebing, T.Suzan Friana Abdul Gafar mengatakan, tiga prioritas pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan antara lain, Pos Binaan Terpadu (Posbindu) untuk Lansia, dalam hal mengecek kondisi kesehatan masyarakat yang telah lanjut usia.

Kemudian vaksinasi Covid-19 untuk lansia, yang diawali dengan memeriksa kesehatannya dan jika dinyatakan sehat maka akan dilanjutkan dengan pemberian vaksin.

“Kegiatan ini untuk mendukung salah satu program pemerintah Kabupaten Karimun, bahwa PKK harus ikut serta dalam pelaksnanaaan vaksinasi lansia di Kabupaten Karimun,” ujar Suzan.

Selain itu kata Suzan, ada pelaksanaan tes IVA atau pengecekan kanker mulut rahim, yang ditujukan bagi wanita berusia subur, jika ada yang terdeteksi maka akan segera dirujuk untuk disembuhkan. Sehingga jangan sampai sudah stadium tinggi baru dapat diketahui.

“Kegiatan ini berkat kerjasama dengan Kecamatan Tebing dan Puskesmas Tebing selaku tenaga medis, termasuk kerjasama dengan PKK Desa Pongkar, juga dukungan tokoh masyarakat serta dari RMBKK Kabupaten Karimun,” upcanya.

Kegaitan yang hanya berlangsung satu hari itu, akan dilanjutkan dengan mendatagi rumah-rumah warga pada hari berikutnya, dengan mendatangi rumah warga door to door, untuk mengajak masyarakat lansia agar mau di vaksin.

Untuk menarik minta masyarakat agar mau divaksin dan mengikuti semua layanan kesehatan tersebut, PKK Kecamatan Tebing menyertakan doorprise atau souvenir bagi masyarakat yang telah selesai ditangani medis.

“Alhamdulillah dengan adanya doorprize ini masyarakat sangat antusias sekali, sehingga ditargetkan minimal 150 orang dari kegiatan ini mudah-mudahan bisa tercapai,” kata Suzan lagi.

Nantinya, kegitan Posbindu akan dilakukan secara bergiliran di Kelurahan dan Desa wilayah Kecamatan Tebing, dengan harapan agar masyarakat dapat merasakan layanan kesehatan secara merata.

Kepala Puskesmas Tebing, Aristo Wibowo menambahkan, kegiatan yang digelar atas kerjasama dengan PKK Kecamatan Tebing itu, difokuskan dengan tiga kegiatan pokok yang terintegrasi, mulai dari pemeriksaan IVA yang ditargetkan 30 orang, Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PPTM) Posbindu, yang disejalankan dengan kegiatan vaksinasi bagi lansia maupun dewasa.

“Kegiatan ini memang seyogyanya kita laksanakan dalam rangka peningkatan capaian vaksinasi, juga untuk peningkatan capaian IVA, serta untuk pencegahan penyaki-penyakit yang berbahaya khususnya lansia, seperti hippertensi, diabetes dan lainnya. Kami sangat mengapreaiasi sekali kegiatan ini atas partisipasi dari semua pihak semuanya bisa berjalan dengan lancar,” jelas Bowo.

Dia berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan berpindah ke tempat lain, disamping itu semua Desa dan Kelurahan agar dapat meniru kegiatan tersebut. Sehingga layanan kesehatan dapat dirasakan masyarakat secara menyeluruh.

“Kami sebagai tenaga kesehatan insyaallah siap mensuport dan siap bekerjasama dalam pelaksanaan kegaitan berikutnya nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun yang turut hadir pada kegiatan tersebut menyambut baik atas apa yang telah dilaksanakan oleh PKK Kecamatan Tebing. Bahkan inovasi dalam mengajak minat masyarakat untuk dapat diperiksa dan divaksin, dengan menyertakan doorprize tentunya sangat positif.

“Kecamatan lain hendaknya dapat meniru kegiatan seperti ini, termasuk juga dari Dinas harus jeli melihat event event serupa. Karena tidak mudah memotivasi banyak orang dalam hal pencegahan terhadap penyakit. Dalam hal ini saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PKK Kecamatan Tebing bersama pihak terkait yang ikut bekerjasama menyukseskannya,” ungkap Nyimas Novi.

Dalam kesempatan itu, Nyimas Novi juga mengajak masyarakat agar mau divaksin. Tidak perlu takut dan khawatir karena setiap yang akan divaksin pasti terlebih dahulu diperiksakan kondisi kesehatannya, sehingga tidak akan langsung disuntik. Artinya, akan ada observasi kondisi kesehatan masyarakat baru setelahnya diberikan vaksin jika tidak ada penyakit bawaan, namun jika kondisinya sakit maka akan disembuhkan terlebih dahulu, setelah beberapa hari mulai normal baru dilanjutkan dengan pemberian vaksin. Yang tujuannya tidak hanya untuk kekebalan tubuh, tapi juga untuk kepentingan bersama termasuk juga dalam keperluan perjalanan ke suatu tempat.(agn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close